|
|||
|
pertama-tama sebagai umat awam kita diharapkan untuk menerapkan sila
mari kita bahas dari sila kesatu; Sila pertama, “Panatipata” Istilah “panatipata” terdiri dari 2 kosa kata yaitu : Pana dan atipata yang secara harafiah “pana” berarti mahluk atau kehidupan, “atipata” berarti lepas dengan cepat, gabungan dua kosa kata tersebut mempunyai arti perbuatan yang membuat suatu mahluk / kehidupan mati sebelum waktunya (pembunuhan) Inti pemahaman sila ini adalah : - Menghargai hak hidup setiap mahluk dan melatih cinta-kasih (metta) terhadap semua mahluk hidup. Suatu perbuatan dapat dikatakan “membunuh, pembunuhan” bila 5 faktor yang mendasari perbuatan itu terpenuhi, yaitu : - Adanya mahluk hidup (pano) – manusia atau binatang - Menyadari bahwa mahluk itu masih hidup (panasannita) - Berkehendak untuk membunuhnya (vadhakacittam) - Melakukan usaha membunuhnya (upakkamo) - Mahluk itu mati akibat pembunuhan itu (tena maranam) Pemahaman arti “mahluk-hidup” berdasarkan ajaran Buddhis yaitu bila suatu mahluk yang mempunyai “nama-rupa”; nama berarti batin (roh dalam istilah awam), rupa berarti tubuh / phisik. Ia , karena kehendak atau insting senantiasa berupaya untuk mempertahankan kehidupannya, dan berkembang biak. Ada 6 macam cara/usaha pembunuhan, yaitu : - Membunuh yang dilakukan sendiri (sahatthika) - Memerintahkan kepada orang lain untuk membunuh (anattika) - Membunuh mempergunakan senjata (nissaggiya) - Membunuh dengan membuat perangkap permanent (thavara) - Membunuh memakai ilmu perdukunan (vijjamaya) - Membunuh mempergunakan kemampuan batin (iddhimaya) Akibat dari perbuatan membunuh : Pembunuhan, apapun alasannya akan memberi akibat buruk (akusala-kama) bagi pelakunya, walau kadar berat ringannya berbeda. Akibat berat (mahasavajja) bila pembunuhan dilakukan terhadap orang-tua, rohaniwan atau orang suci (orang ang berbudi luhur), guru, atau terhadap binatang yang mempunyai ukuran tubuh besar dan bermanfaat bagi kehidupan manusia; sedang akibat ringan (appasavajja) bila dilakukan terhadap binatang bertubuh kecil dan kurang manfaatnya. Kehendak yang mendasari perbuatan itu dilakukan juga akan berpengaruh terhadap kadar akibat yang disandang pelakunya. Seorang pembunuh akan menanggung akibat perbuatannya buruknya berupa : - Lahir kembali dalam keadaan cacat - Berwajah dan perawakan tubuh yang jelek - Berbadan lemah dan berpenyakitan - Idiot, penakut dan senantiasa diselimuti perasan cemas - Dibenci, dimusuhi orang serta tak berkawan - Dipisahkan dengan orang yang disayangi, dicintai - Berusia pendek atau terbunuh oleh berbagai sebab - Iktisar : 1. Obyek : 1.1 – Manusia 1.2 – Binatang : berguna, tidak berguna merugikan, tidak merugikan 2. Kehendak 2.1 – Direncanakan, dikehendaki, disengaja 2.2 – Tidak direncanakan, tidak dikehendaki, tidak disengaja Dorongan sesaat, mempertahankan diri, kecelakaan 3. Usaha 3.1 – Secara langsung 3.2 – Secara tidak langsung praktek sehari hari pemenuhan sila pertama ini karena ada cetana "dosa mula citta" banyak yang bedalih tindakan membunuh disebabkan oleh "REPLEK" contohnya terhadap nyamuk, apakah diakui dalam buddha dhamma replek membunuh nyamuk sebagai contoh dapat dikatakan 'ketidak sengajaan" jawabannya "salah" replek membunuh harus ada 2 hal yang bersekutu yaitu; dosa mula citta dan moha mula citta. dengan demikian tindakan melangar sila pertama dapat dilaksanakan, bagai mana cara menghindarinya, sebagian umat mungkin sudah mengembangkan bathin dengan meditasi dan berbuah sati, sati ini akan memuncak pada satisampajjana yaitu pikiran yang sadar, sadar akan tindakan dan dapat mempertimbangkan akibat perbuatan tersebut. bagaimana dengan umat yang belum mengembangkan meditasi, cara termudah adalah dengan merenungkan cinta kasih setiap saat (dalam mahayana dapat melakukan tehnik Nien-Fo) dengan demikian dapat diharapkan dosa mula citta yang ada di pikiran kita dapat di kikis. Dosa mula citta adalah bentuk/dorongan pikiran yang sangat kuat, dengan sifat yang kuat itu siswa yang bertekad mempraktekan dhamma dapat mengenali dengan mudah dasar pikiran atau tindakan yang di dorang oleh dosa mula citta; sebagai contoh, ada teman kita atau musuh kita yang berbuat hal yang tidak baik pada kita kita dendam dan setiap kita mengingat orang tersebut kebencian pasti muncul maka setiap pikiran ucapan dan tindakan kita pada orang tersebut di dorang oleh pikiran yang berakar pada DOSA MULA CITTA, yang merupakan landasan pertama dalam melangar sila pertama dan diperkuat jika dia bersekutu dengan MOHA. apa akibat terberat dari pelangaran sila pertama yaitu kelahiran di alam NIRAYA. sunguh berat akibat dari melangar sila pertama yang didasari oleh dosa mula citta sebagai umat buddhis kita wajib memenuhi sila pertama ini mari kita renungi ayat Dhammapada; AKKOCCHI MAM AVADHI MAM AJINI MAM AHASI ME YE CA TAM NUPANAYHANTI VERAM TESUPASAMMTI ia menghina saya,ia memukul saya ia mengalahkan saya, ia merampas milik saya Jika seseorang sudah tidak lagi menyimpan pikiran-pikiran seperti itu maka kebencian akan berakhir semoga kita semua dapat melaksanakan apa yang dinyatakan oleh yang Terberkahi sabbesatta bhavantu sukkhitatta
Last edited by kantaviriya; 07-02-10 at 20:51. |
|
|||
|
saudara sedham bambu,
yang anda lakukan tidak termasuk pelangaran sila pertama, saya tidak membaca ada binatang yang terbunuh ke satu apa yang anda lakukan bukan berdasarkan dosa mula citta (ini yang penting) lakukan tugas anda dan tetap pertahankan metta dalam pikiran, lebih berhati-hati dalam pekerjaan bersih-bersih, penuh kesadaran dalam melakukan kegiatan tersebut (sati) anumodana bro bambu semoga tumbuh dalam diri kita sati terhadap setiap pikiran ucapan dan tindakan kita, senang dapat bertukar pendapat dengan anda metta citta |
|
|||
|
Quote:
yang terbaik adalah mempertahankan pikiran kita dalam metta sekilas memang bertentangan ya, nanti kalau sudah tumbuh pemahaman secara menyeluruh, dalam arti begitulah hidup (alam kehidupan ) maka kita akan timbuk upekha (dalam hal yang baik tentunya) kita tidak dapat menentukan kehidupan mahluk lain, walaupun pikiran anda baik berlandaskan karuna, tetapi begitulah kamma, kamma membentuk kehidupan beserta konsekwensi nya salam metta |
|
|||
|
dosa mula citta, begitu mudah di kenali
jika dia muncul hati (contoh) seperti sakit karena sifatnya yang kuat ada enaknya kita mudah mengenalinya metta citta |
|
||||
|
Quote:
Quote:
|
|
|||
|
dear bambu,
sering-sering OL yah, saya senang mempunyai saudara sedhamma dengan anda pengetahuan luas dan mempraktekan dhamma metta citta mohon bantuanya jika saya ada keliru mohon nasehatnya, |
|
||||
|
ikutan manggil om aja ah pada manggil om semua
![]() om,membunuh org tua,guru,orang suci masih ada kemungkinan terlahir sebagai manusia lagi om? nah membunuh nyamuk atau seranga lainnya itu susah...sekarang kita kalu tidak menepak atau menyemprot dgn obat nyamuk nanti digigit dan bisa kena penyakit..jadi bagaimana dong?
__________________
SABBE SATTA BHAVANTU SUKHITATTA. |
|
||||
|
Quote:
makanya sebelum digigit dilakukan pencegahan dulu dong seperti misalnya bersih2 rumah agar tidak jadi sarang nyamuk, memasang kawat nyamuk, memakai softell/lavender dan sejenisnya, dsbnya.... dimana ada tekad dan kemauan untuk melatih sila disitu ada "jalan", masalahnya cuma mau/tidak mau saja...
__________________
1. Aku akan mengalami usia tua, aku belum terbebas dari usia tua. 2. Aku akan menderita penyakit, aku belum terbebas dari penyakit. 3. Aku akan mengalami kematian, aku belum terbebas dari kematian. 4. Semua yang menjadi milikku, yang kucintai dan yang menyenangkan hati, akan berubah, terpisah dari diriku. 5. Aku adalah pemilik kamma ku, penanggung kamma ku, lahir dari kamma ku, berhubungan dengan kamma ku, dilindungi oleh kamma ku. SABBE DEWA, SABBE BHUTA, SABBE SATTA BHAVANTU SUKHITATTA Last edited by sukanto; 12-02-10 at 21:28. |
![]() |
| Bookmarks |
| Thread Tools | Search this Thread |
| Display Modes | |
|
|
Similar Threads
|
||||
| Thread | Thread Starter | Forum | Replies | Last Post |
| Ajaklah keluarga anda mengenal dhamma | tanhadi | Ceramah Bhante | 2 | 17-10-09 14:56 |
| Right Practice - Steady Pratice | benharkirtan | Theravada | 0 | 12-08-09 20:13 |
| Makna hari-hari suci agama buddha | ThoeYulius | Seputar Buddhisme | 0 | 01-08-09 16:53 |
| Hi, Tanya tentang Vihara mana yg cocok utk saya ? | bloated7brain | Topik Umum | 6 | 20-03-09 07:44 |
| Teori dan Praktek dalam Buddhisme | usnisha | Topik Umum | 1 | 11-02-09 12:37 |