Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

(PBD) Pancasila dan Pancadharma


  • Please log in to reply
20 replies to this topic

#1 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 16 September 2009 - 07:03 AM

( 8 )

Kita lanjutkan pelajaran kita ya....., o iya Topiknya saya singkat ("PBD" = Pelajaran Buddha Dharma ), agar mempermudah bagi kita untuk mencari bagian-bagian dari Pelajaran ini.

Dan sesuai dengan usulan teman-teman kita, maka setiap Bab pada pelajaran ini akan saya buatkan Thread dengan judul baru, sehingga bila ada yang hendak dibahas, tidak terjadi tumpang tindih dengan bab-bab yang sebelumnya.

Kalau yang sekarang ini sebenarnya masih termasuk bagian dari Bab II. "SILA", namun karena bahannya cukup banyak/panjang, maka saya pisahkan saja sebagai thread tersendiri.


....Lanjutan dari Sub.Bab II..... D. PEMBAGIAN SILA MENURUT JUMLAH LATIHAN....

4. Pancasila dan Pancadharma

Pancasila adalah Lima peraturan yang seyogyanya dilaksanakan dengan baik oleh umat Buddha yang melaksanakan hidup berumah tangga. Pancasila yang telah diuraikan didepan adalah :

a. Panatipata Veramani sikkhapadam samadiyami, yang artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari pembunuhan makhluk hidup. Yang termasuk dalam sila pertama ini harus kita hindari ;

- Membunuh manusia dan binatang
- Menyiksa manusia dan binatang
- Menyakiti (jasmani) manusia dan binatang

Syarat terjadinya pembunuhan :

- adanya makhluk hidup
- tahu bahwa makhluk itu hidup
- ada kehendak untuk membunuh
- ada usaha untuk membunuh
- makhluk itu mati sebagai hasil pembunuhan

Dari pengertian diatas, kemudian timbul dalam diri kita ; " Bagaimanakah dengan orang-orang yang pekerjaannya sebagai penjagal hewan dan nelayan yang hampir tiap hari melakukan pembunuhan hewan ?". Kita tahu bahwa tingkat kesadaran, pengertian dan pengetahuan tentang kebenaran yang sejati bagi setiap manusia tidak sama. Jadi tidak perlu kita risaukan tentang mata pencaharian mereka, kalau sampai pada saatnya , mereka akan sadar dan mengerti bahwa itu adalah pembunuhan, mereka akan berhenti dengan sendirinya. Ibarat anak SD kita beri pelajaran tingkat SMA, maka anak itu tidak akan dapat menerimanya, bahkan akan menyalahkan kita yang mengajarinya.

Tetapi akan tiba saatnya bila ia telah berada di SMA, maka ia akan dapat menerima pelajaran yang kita ajarkan itu dengan senang dan penuh pengertian.

b. Adinnadana Veramani sikkhapadam samadlyani, yang artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari mengambil barang yang tidak diberikan. Yang termasuk dalam sila kedua ini, yang harus kita hindari adalah :

- Mencuri, mencopet, merampok dan sejenisnya.
- Korupsi, manipulasi, penggelapan barang atau uang dan sejenisnya.
- Berjudi, taruhan dan sebagainya.

Syarat-syarat terjadinya pencurian :

- adanya barang milik pihak pertama
- tahu bahwa barang itu milik pihak pertama
- ada kehendak untuk mencuri
- Melakukan (pengambilan barang)
- barang itu berpindah sebagai hasil pencurian.

c. Kamesumicchacara Veramani sikkhapadam samadiyami, yang artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari perbuatan asusila. Hal yang perlu dihindarkan dalam pelaksanaan sila ini adalah :

- berzinah ( melakukan hubungan kelamin yang bukan suami/isterinya)
- berciuman dengan orang lain jenis kelamin yang disertai dengan hawa nafsu birahi.
- menyenggol, mencolek dan sejenisnya yang disertai dengan hawa nafsu birahi.
- perbuatan lain yang dapat memberikan peluang terjadinya pelanggaran.

Syarat-syarat melanggar sila ketiga adalah :

- ada obyek
- ada kehendak untuk melakukan
- ada usaha melakukan
- berhasil melakukan

d. Musavada Veramani sikkhapadam samadiyami , yang artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari perkataan yang tidak benar. hal-hal termasuk sila keempat ini, yang harus kita hindari adalah :

- Berbohong, menipu dan sejenisnya.
- Memfitnah, menuduh dan sejenisnya.
- Berkata kasar atau memaki dan sejenisnya.
- Omong kosong, ucapan yang tidak ada gunanya dan sebagainya.

Syarat-syarat terjadinya Musavada adalah :

- ada hal yang tidak benar
- ada kehendak untuk mengatakan
- ada usaha mengucapkannya.
- Mengucapkan dan ada orang lain mendengarnya.

e. Suramerayamajjapamadatthana Veramani sikkhapadam samadiyami, artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari minuman yang menimbulkan lemahnya kewaspadaan, adalah :

- Menyadari bahwa ada minuman yang dapat melemahkan kewaspadaan.
- ada kehendak untuk minum
- ada usaha melakukannya (minum)
- telah meminumnya

PANCADHARMA

Pancadharma adalah lima kesunyataan yang harus dilaksanakan oleh para siswa Sang Buddha, yang terdiri dari :

1). METTA-KARUNA:
Adalah cinta kasih dan belas kasihan (welas asih ) terhadap semua makhluk hidup.

Kalau seseorang dapat melaksanakan metta-karuna dengan baik, maka ia akan dapat melaksanakan sila pertama dari Pancasila Buddhis dengan baik.

2). SAMMA-AVIJJA :
Adalah mata pencaharian benar, maksudnya adalah mencari penghidupan dengan cara yang baik, yaitu :

- Tidak mengakibatkan pembunuhan.
- Wajar dan halal ( bukan karena mencuri, merampok , mencopet )
- Tidak berdasarkan penipuan.
- Tidak berdasarkan ilmu yang rendah, seperti meramal, perdukunan,tukang tenung dan lain-lain.

Kalau kita dapat melaksanakan dhamma kedua ini dengan baik, maka kita akan dapat melaksanakan sila yang kedua dari Pancasila Buddhis.

3). SANTUTTHI :
Adalah puas dengan apa yang dimiliki. puas dalam hal ini adalah puas dalam hal hawa nafsu birahi.

Kalau sudah beristeri, maka kita harus merasa puas beristerikan satu dan tidak berzinah dengan orang lain. Bagi yang belum punya isteri, harus puas dengan keadaan yang sekarang yang sedang dialami sampai nanti menjelang dewasa, sehingga dapat melaksanakan sila ketiga dari Pancasila Buddhis.

4). SACCA :
Adalah kebenaran atau kejujuran. Jujur disini berhubungan dengan pembicaraan seseorang terhadap orang lain yang disertai kehendak.

5). SATI-SAMPAJANNA :
Adalah ingat dan waspada. kalau kita selalu ingat pada jenis-jenis makanan dan minuman yang dapat menimbulkan lemahnya kewaspadaan serta tidak akan terjerat oleh semua hal sejenisnya.

Dengan selalu ingat dan waspada, kita tidak akan tergiur oleh lingkungan atau bujukan teman-teman kita untuk berbuat perbuatan salah, sehingga kita dapat melaksanakan sila kelima dari pancasila Buddhis.

Dari uraian diatas jelaslah bagi kita bahwa Pancasila dan Pancadharma adalah dua hal yang saling berhubungan. Pancasila adalah penghindaran dari perbuatan yang tidak baik, sedang Pancadharma adalah pelaksanaan dari perbuatan yang baik. Pancasila gunanya untuk pengendalian diri, sedang Pancadharma adalah untuk mengembangkan perbuatan baik.


SIGALOVADA SUTTA

Sigalovada Sutta adalah sutta yang dibabarkan (ovada) oleh Sang Buddha kepada Sigala. Karena, pada suatu pagi Sang Buddha melihat Sigala mengadakan upacara menyembah ke berbagai arah, maka Sang Buddha menerangkan makna dari penyembahan berbagai arah itu sesuai dengan Dhamma. Disamping itu, Sang Buddha membabarkan etika pergaulan bermasyarakat yang sesuai dengan Dhamma, juga cara memanfaatkan harta yang didapat untuk melanjutkan usahanya, persiapan pada waktu-waktu yang penting, serta digunakan demi kepentingan dan kebahagiaan banyak orang. Sejarah Sigalovada Sutta, dapat diikuti langsung pada Sutta yang diuraikan dibawah ini......

( bersambung ke halaman 9, pada Thread SIGALOVADA SUTTA.......)

Edited by tanhadi, 16 September 2009 - 07:29 AM.

Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#2 gono

gono

    Senior WDC

  • Members
  • 5
  • 1,388 posts
  • 0 thanks

Posted 16 September 2009 - 04:42 PM

konsep Pancadhamma juga yang "dulu" membuat saya kagum dengan doktrin Buddhisme..
karena alih-alih disuruh untuk menghindari sesuatu gara-gara ada "bos" yang melarang lengkap beserta hukumannya dan lain-lain, kita malah benar-benar dihadapkan bahwa "janganlah memperlakukan makhluk lain, dengan tindakan yang tidak kita inginkan"

#3 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 16 September 2009 - 05:27 PM

konsep Pancadhamma juga yang "dulu" membuat saya kagum dengan doktrin Buddhisme..
karena alih-alih disuruh untuk menghindari sesuatu gara-gara ada "bos" yang melarang lengkap beserta hukumannya dan lain-lain, kita malah benar-benar dihadapkan bahwa "janganlah memperlakukan makhluk lain, dengan tindakan yang tidak kita inginkan"

"dulu".......kalau sekarang gimana dong rekan gono ?:001_302:
dan "bos" yang melarang lengkap beserta hukumannya itu...apa ya maksudnya, aku ora mudeng nih....he...he...he....samar-samar...... :blur:
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#4 vj 907

vj 907

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 0
  • 831 posts
  • 0 thanks

Posted 16 September 2009 - 11:44 PM

Syarat-syarat terjadinya pencurian :

- adanya barang milik pihak pertama
- tahu bahwa barang itu milik pihak pertama
- ada kehendak untuk mencuri
- Melakukan (pengambilan barang)
- barang itu berpindah sebagai hasil pencurian.

lha kalo nemu duid d jalan gmn suhu??? :D

Musavada Veramani sikkhapadam samadiyami , yang artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari perkataan yang tidak benar. hal-hal termasuk sila keempat ini, yang harus kita hindari adalah :

- Berbohong, menipu dan sejenisnya.
- Memfitnah, menuduh dan sejenisnya.
- Berkata kasar atau memaki dan sejenisnya.
- Omong kosong, ucapan yang tidak ada gunanya dan sebagainya.

Syarat-syarat terjadinya Musavada adalah :

- ada hal yang tidak benar
- ada kehendak untuk mengatakan
- ada usaha mengucapkannya.
- Mengucapkan dan ada orang lain mendengarnya.

bgmn dengan "berbohong buat kebaikan" alias "white lies"? :P
Sabbe sattā maranti ca marimsu ca marissare, Tath'evāham marissāmi, n'atthi me ettha samsayo

#5 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 12:22 AM

lha kalo nemu duid d jalan gmn suhu??? :D

bgmn dengan "berbohong buat kebaikan" alias "white lies"? :P


Kalau "nemu" duit, ya ambil saja buat beli es krim rasa coklat atau strawberry...he...he...he...., istilah "nemu" itu kan ada benda tergeletak dan tidak diketahui siapa pemilik benda itu, berarti tidak memenuhi syarat pencurian . Walaupun demikian, sebaiknya uang itu kamu derma-kan ke pengemis atau orang mbambung/gelandangan disekitar situ, sebab kalaupun ternyata perbuatan "mengambil benda yang tergeletak itu" adalah salah, maka dengan mendermakan benda itu ke orang yang membutuhkan , paling tidak sekarang jadi "sedikit salah " ya kan ?

Kalau yang namanya berbohong, mau bohong-bohongan atau beneran, atau "berbohong buat kebaikan " sama aja merupakan Karma buruk, tapi kualitas karma buruknya berbeda.....

Makanya kita sebisa mungkin walaupun bercanda ,jangan melakukan kebohongan walaupun cuman bohong-bohongan, karena itu sudah merupakan Akusala kamma (karma buruk), karena sudah ada "niat" untuk melakukannya.

Edited by tanhadi, 17 September 2009 - 12:25 AM.

Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#6 vj 907

vj 907

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 0
  • 831 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 12:28 AM

biasanya saya nemu uang d bank..
hahaha
tp kalo itu ga saya ambil lahh.. tak kasikan ke petugas bank nya. selanjutnya terserah dia..
habis ga tau punya sapa juga, ketinggalan d meja nulis2 giro ato apalah namanya itu. hehe

tadi habis nipu temen, bilang barangnya d bawa tmen yg laen, padahal saya yg sembunyiin.. huehehehe :P
Sabbe sattā maranti ca marimsu ca marissare, Tath'evāham marissāmi, n'atthi me ettha samsayo

#7 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 06:04 AM

biasanya saya nemu uang d bank..
hahaha
tp kalo itu ga saya ambil lahh.. tak kasikan ke petugas bank nya. selanjutnya terserah dia..
habis ga tau punya sapa juga, ketinggalan d meja nulis2 giro ato apalah namanya itu. hehe

tadi habis nipu temen, bilang barangnya d bawa tmen yg laen, padahal saya yg sembunyiin.. huehehehe :P

he..he..he... ketahuan nih...kamu suka gangguin orang ya, itu sudah dapat point reward Akusala Kamma lho......(karma buruk)!!:yellowcard:
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#8 indahwati

indahwati

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 1
  • 945 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 06:34 AM

"dulu".......kalau sekarang gimana dong rekan gono ?:001_302:
dan "bos" yang melarang lengkap beserta hukumannya itu...apa ya maksudnya, aku ora mudeng nih....he...he...he....samar-samar...... :blur:


"Bos" ya yg "Menciptakan" peraturan dan hukumannya......... maybe.... :heeee:
Mettacitena,

Hanya ada satu buku yang patut dibaca : Hati

#9 indahwati

indahwati

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 1
  • 945 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 06:54 AM

( 8 )c. Kamesumicchacara Veramani sikkhapadam samadiyami, yang artinya adalah : Bertekad akan melatih diri menghindari perbuatan asusila. Hal yang perlu dihindarkan dalam pelaksanaan sila ini adalah :

- berzinah ( melakukan hubungan kelamin yang bukan suami/isterinya)
- berciuman dengan orang lain jenis kelamin yang disertai dengan hawa nafsu birahi.
- menyenggol, mencolek dan sejenisnya yang disertai dengan hawa nafsu birahi.
- perbuatan lain yang dapat memberikan peluang terjadinya pelanggaran.

Syarat-syarat melanggar sila ketiga adalah :

- ada obyek
- ada kehendak untuk melakukan
- ada usaha melakukan
- berhasil melakukan


Bagaimana dgn "bencies", yg notebene punya kelainan sexual sejak lahir,
mereka 'jasmani' kan cow.... tp 'batin' cew....

tq...

Edited by indahwati, 17 September 2009 - 06:58 AM.

Mettacitena,

Hanya ada satu buku yang patut dibaca : Hati

#10 vj 907

vj 907

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 0
  • 831 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 08:06 AM

he..he..he... ketahuan nih...kamu suka gangguin orang ya, itu sudah dapat point reward Akusala Kamma lho......(karma buruk)!!:yellowcard:


tapi ga juga looo, yang dgangguin itu walopun sebel tapi dia seneng.. temen2 yang laen jg seneng.
jd kan membuat org laen terhibur, dpt karma baik juga donk.. hahahaha :001_005:
Sabbe sattā maranti ca marimsu ca marissare, Tath'evāham marissāmi, n'atthi me ettha samsayo

#11 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 08:35 AM

tapi ga juga looo, yang dgangguin itu walopun sebel tapi dia seneng.. temen2 yang laen jg seneng.
jd kan membuat org laen terhibur, dpt karma baik juga donk.. hahahaha :001_005:

He...he...he.... Membuat orang lain terhibur = Karma baik = 50 %
Yang jadi Obyek Sebel = Karma buruk = 90 %
Jadi Karma Buruk masih dominan = 40 %....nah lo.......:yellowcard:
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#12 vj 907

vj 907

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 0
  • 831 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 09:05 AM

>___<
ampun de... mengurangi frekuensi jahil deh klo gini.. hahahaha.. :D
Sabbe sattā maranti ca marimsu ca marissare, Tath'evāham marissāmi, n'atthi me ettha samsayo

#13 gono

gono

    Senior WDC

  • Members
  • 5
  • 1,388 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 06:11 PM

"dulu".......kalau sekarang gimana dong rekan gono ?:001_302:
dan "bos" yang melarang lengkap beserta hukumannya itu...apa ya maksudnya, aku ora mudeng nih....he...he...he....samar-samar...... :blur:


wekekeke..
"dulu" tuh maksudnya, seperti kaya pertama kali mencicipi sesuatu yang baru..
sedapnya rasa itu bisa nempel teruuuuuuuuuuuuuus dan teruuuuuuuus..
sekarang, sudah relatif lebih akrab dan tidak kaget lagi dengan begitu agungnya Dhamma..

nah, untuk urusan "bos", ya eksplisit ko..
misalnya dalam agama lain, kita dilarang membunuh, karena itu sudah diperintahkan oleh "bos" dan kalo dilanggar akan membuat kita masuk neraka beserta segala siksaannya..

sedangkan dengan Pancadhamma, kita diajak untuk menyadari dan bersimpati, bahwa kalo kita nggak suka dengan rasa sakit dari pembunuhan, ya jangan membunuh..

jadi, ketimbang takut ama neraka dan siksanya, kita malah menjadi lebih manusiawi (berperasaan)..
ga perlu dipaksa atau ditakut2i dengan neraka, peraturan2 (baca: Pancasila) bisa dijalankan dengan jauh lebih efektif dan komprehensif..

#14 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 17 September 2009 - 09:47 PM

wekekeke..
"dulu" tuh maksudnya, seperti kaya pertama kali mencicipi sesuatu yang baru..
sedapnya rasa itu bisa nempel teruuuuuuuuuuuuuus dan teruuuuuuuus..
sekarang, sudah relatif lebih akrab dan tidak kaget lagi dengan begitu agungnya Dhamma..

nah, untuk urusan "bos", ya eksplisit ko..
misalnya dalam agama lain, kita dilarang membunuh, karena itu sudah diperintahkan oleh "bos" dan kalo dilanggar akan membuat kita masuk neraka beserta segala siksaannya..

sedangkan dengan Pancadhamma, kita diajak untuk menyadari dan bersimpati, bahwa kalo kita nggak suka dengan rasa sakit dari pembunuhan, ya jangan membunuh..

jadi, ketimbang takut ama neraka dan siksanya, kita malah menjadi lebih manusiawi (berperasaan)..
ga perlu dipaksa atau ditakut2i dengan neraka, peraturan2 (baca: Pancasila) bisa dijalankan dengan jauh lebih efektif dan komprehensif..


Oho..ho..ho...itu to maksudnya..ya...ya...ya....saya sangat sependapat denganmu, thanks.

kamu sekarang koq sangat jarang nongol kemana aja, banyak kegiatan diluar ya ?:bingo:
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#15 gono

gono

    Senior WDC

  • Members
  • 5
  • 1,388 posts
  • 0 thanks

Posted 18 September 2009 - 05:45 PM

Oho..ho..ho...itu to maksudnya..ya...ya...ya....saya sangat sependapat denganmu, thanks.

kamu sekarang koq sangat jarang nongol kemana aja, banyak kegiatan diluar ya ?:bingo:


hehehe..
ko tanhadi, percaya ga percaya, setiap hari saya ngantor, kalo OL pasti buka WDC..
tapi, berhubung banyak topik yang membuat saya kepengen mbaca aja, ya saya mbaca aja..
selebihnya, kalo emg ada thread yang menarik dan relatif anyar bahasannya, saya nimbrung tuh sesuai kapasitas..

soalnya..
berasa masih perlu banyak belajar lagi..
jadi menyimaaaaak melulu..
hohoho

#16 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 18 September 2009 - 06:14 PM

Bagaimana dgn "bencies", yg notebene punya kelainan sexual sejak lahir,
mereka 'jasmani' kan cow.... tp 'batin' cew....

tq...

Rekan Indahwati, disini yang perlu kita perhatikan adalah Syarat terjadinya pelanggaran, bila point -point dari syarat itu terpenuhi, maka berarti "dia telah melakukan pelanggaran" ;

- ada obyek
- ada kehendak untuk melakukan
- ada usaha melakukan
- berhasil melakukan


Sila ini tidak membedakan jenis kelamin pelakunya, pokoknya siapapun yang melakukannya/melanggar persyaratan, berarti dia telah melanggar sila.

Hal ini bukan hanya berlaku pada tindakan jasmani aja lho...tetapi berlaku juga untuk Pikiran dan ucapan..., makanya "membayangkan saja sudah melanggar sila"......:)
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#17 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 18 September 2009 - 06:22 PM

hehehe..
ko tanhadi, percaya ga percaya, setiap hari saya ngantor, kalo OL pasti buka WDC..
tapi, berhubung banyak topik yang membuat saya kepengen mbaca aja, ya saya mbaca aja..
selebihnya, kalo emg ada thread yang menarik dan relatif anyar bahasannya, saya nimbrung tuh sesuai kapasitas..

soalnya..
berasa masih perlu banyak belajar lagi..
jadi menyimaaaaak melulu..
hohoho

he...he...he....merendah nih ye...., yang jelas nih...gono udah "jemu dan jenuh" dengan topik di forum yang cuman bolak-balik ya itu-ituuuuu aja...ya kan ? (nggak boleh berbohong lho....ntar melanggar sila !...ha...ha....ha....)hepi banget
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#18 gono

gono

    Senior WDC

  • Members
  • 5
  • 1,388 posts
  • 0 thanks

Posted 18 September 2009 - 07:19 PM

he...he...he....merendah nih ye...., yang jelas nih...gono udah "jemu dan jenuh" dengan topik di forum yang cuman bolak-balik ya itu-ituuuuu aja...ya kan ? (nggak boleh berbohong lho....ntar melanggar sila !...ha...ha....ha....)hepi banget


hahaha..
tadi saya memang sempat pengen nulis istilah "re-repetition"..

tau aja nih ko tanhadi..
manusiawi kan itu..??

tenang aja, yg namanya dragono ga bakal hengkang dari wdc..hepi banget

#19 tanhadi

tanhadi

    Fenomena WDC

  • Members
  • 12
  • 5,149 posts
  • 0 thanks

Posted 18 September 2009 - 07:35 PM

hahaha..
tadi saya memang sempat pengen nulis istilah "re-repetition"..

tau aja nih ko tanhadi..
manusiawi kan itu..??

tenang aja, yg namanya dragono ga bakal hengkang dari wdc..hepi banget

Ha...ha....ha....yeahh...sangat manusiawi koq...., saya tahun lalu juga merasakan hal itu...:001_302:
Salam Metta,

Sabbe satta bhavantu sukhitatta
Semoga semua makhluk berbahagia


Jika berkenan, silahkan teman-teman berkunjung ke Blog saya :
-------------------------------------------------------------------
http://tanhadi.blogspot.com/

#20 fen_bandaaceh

fen_bandaaceh

    Siswa Senior Sang Buddha

  • Members
  • 0
  • 828 posts
  • 1 thanks

Posted 05 September 2012 - 01:02 PM

:lol2:

:D:DMy Blood, my soul and my Heart are RED. My life is WHITE, CLEAN, FULL COLOUR and FAR from Evil :D:D






0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close