Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

dapatkah dunia usaha dan Buddha Dharma berjalan selaras ?


  • Please log in to reply
8 replies to this topic

#1 chaose

chaose

    Baru bergabung

  • Members
  • Pip
  • 0
  • 9 posts
  • 0 thanks

Posted 05 May 2013 - 09:18 PM

Namo Buddhaya .....
Namo Dharmaya .....
Namo Sanghaya .....

Kepada teman2 dan para senior yag ada , mohon izin newbe ini utk
Bertanya, sebuah pertanyaan yg menganjal di hati .

Dapatkah dunia usaha dan ajaran budhist selaras ?

Bagaimanakah supaya bisa berjalan selaras ?

Upaya apakah yg hrs di lakukan ?

Bagaimakah menjalankan usaha tanpa kemelekatan ?

Bagaimanakah cara menyikapi persaingan dalam dunia usaha tanpa melangar
Ajaran Buddha Darma ?

Apakah keinginan utk memajukan/memperbesar suatu usaha bisa sisebut
Salah satu bentuk keserahkahan ?

Demikian pertanyaan newbie ini , mohon pencerahan para tmn2 dan senior2 yang ada .

Smoga smua mahluk berbahagia ....

#2 DABGF

DABGF

    Penggemar WDC

  • Members
  • -1
  • 660 posts
  • 0 thanks

Posted 05 May 2013 - 09:40 PM

pertanyaan coeda untuk dicari referensinya,
adakah pedagang yang mencapai pencapaian memasuki arus kesucian (sota, saka, anagami, arahat, Buddha)?

#3 Edogawa

Edogawa

    Detective Conan

  • Members
  • 44
  • 3,032 posts
  • 21 thanks

Posted 05 May 2013 - 09:50 PM

Namo Buddhaya .....
Namo Dharmaya .....
Namo Sanghaya .....

Kepada teman2 dan para senior yag ada , mohon izin newbe ini utk
Bertanya, sebuah pertanyaan yg menganjal di hati .

Dapatkah dunia usaha dan ajaran budhist selaras ?


Dapat

Bagaimanakah supaya bisa berjalan selaras ?

Upaya apakah yg hrs di lakukan ?


“Lima perdagangan ini, O para bhikkhu, tidak boleh dilakukan oleh seorang umat awam: berdagang senjata, berdagang makhluk-makhluk hidup, berdagang daging, berdagang minuman memabukkan, berdagang racun.” (AN 5:177; III 208)

Bagaimakah menjalankan usaha tanpa kemelekatan ?


Dengan tidak terlalu mengejar keuntungan duniawi, tetapi juga tidak menolak kerugian yang dialami

Bagaimanakah cara menyikapi persaingan dalam dunia usaha tanpa melangar
Ajaran Buddha Darma ?


Bersainglah dengan sehat, terutama dengan memperhatikan aspek lima sila.

Apakah keinginan utk memajukan/memperbesar suatu usaha bisa sisebut
Salah satu bentuk keserahkahan ?

Demikian pertanyaan newbie ini , mohon pencerahan para tmn2 dan senior2 yang ada .

Smoga smua mahluk berbahagia ....


Ya, itu termasuk keserakahan (lobha) atau lebih halusnya keinginan (raga), namun sebagai umat awam yang berusaha/bekerja tidak bisa menghindari keserakahan tsb, namun dpt menguranginya dengan mengurangi terlalu banyak keinginan yang semata-mata hanya memperhatikan keuntungan duniawi.

pertanyaan coeda untuk dicari referensinya,
adakah pedagang yang mencapai pencapaian memasuki arus kesucian (sota, saka, anagami, arahat, Buddha)?


Tidak perlu mencari jauh2, seorang saudagar (pedagang) kaya di masa Sang Buddha bernama Anathapindika adalah seorang Sotapanna

rj1pgw.jpg


#4 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 80 thanks
  • LocationMalang

Posted 05 May 2013 - 10:04 PM

Dapatkah dunia usaha dan ajaran budhist selaras ?


Bisa selaras, karena dunia usaha juga termasuk Buddha Dharma

Bagaimanakah supaya bisa berjalan selaras ?


Menjalani usaha beriringan dengan menjalankan sila


Upaya apakah yg hrs di lakukan ?


Usaha yang dengan menghindari usaha di bidang judi, minuman keras, pembunuhan makhluk lain, & merugikan orang lain

Bagaimakah menjalankan usaha tanpa kemelekatan ?


Berdana dengan hati yang tulus & belajar untuk membangkitkan bodhicitta

Bagaimanakah cara menyikapi persaingan dalam dunia usaha tanpa melangar
Ajaran Buddha Darma ?


Persaingan jangan selalu dipandang negatif, persaingan juga bisa diartikan kerja sama ...
contoh yang menarik http://www.wihara.co...h-kebaikan.html

Apakah keinginan utk memajukan/memperbesar suatu usaha bisa sisebut
Salah satu bentuk keserahkahan ?


Tidak selalu begitu, memperbesar usaha adalah hal alamiah, seperti manusia dari bayi tumbuh menjadi dewasa ...
Karena dengan berkembangnya usaha maka orang yang kita bantu semakin banyak lagi ...

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#5 chaose

chaose

    Baru bergabung

  • Members
  • Pip
  • 0
  • 9 posts
  • 0 thanks

Posted 06 May 2013 - 01:18 PM

SNamo Buddhaya .....

Ucapan terimakasih sebabyak byk nya saya persembahkan
Kpd bro legend , karna penjelasan nya yang singkat padat sgt
Mengena serta mencerahkan .

Terimakasih jg kpd tmn2 yang lain atas penjelasan nya .

Smoga smua mahluk berbahagia .....

#6 chaose

chaose

    Baru bergabung

  • Members
  • Pip
  • 0
  • 9 posts
  • 0 thanks

Posted 06 May 2013 - 01:55 PM

Namo Buddhaya ....

Mohon izin utk mengajukan pertanyaan kepada bro legend ...

Bolehkah di perjelas apa definisi bodhicitta ?

Bagaimanakah cara nya membangkitkan bodhicita ?

Apakah indikasi seseorang sudah membangkitkan bodhicita nya ?

Utk membangkitkan bodhicitta apakah mutlak di butuhkan seorang
Guru pembimbing ?

Trimakasih.....

Smoga smua mahluk berbahagia ....

#7 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 80 thanks
  • LocationMalang

Posted 06 May 2013 - 02:08 PM

Bolehkah di perjelas apa definisi bodhicitta ?


Bodhicitta adalah sifat asli / sejati (Sifat Buddha) dari setiap insan

Bagaimanakah cara nya membangkitkan bodhicita ?


Dengan menyadarinya bahwa bodhicitta sudah ada dalam diri anda .. Dalam beberapa kasus untuk mempertegas menjalankan Bodhicitta dengan melakukan ikrar...

Apakah indikasi seseorang sudah membangkitkan bodhicita nya ?


Orang yang sudah membangkitkan Bodhicitta tingkah lakunya seperti Bodhisattva...
Para Bodhisattva tidak pernah mementingkan dirinya sendiri, semuanya untuk kebaikkan insan yang menderita..

Utk membangkitkan bodhicitta apakah mutlak di butuhkan seorang
Guru pembimbing ?


Tidak harus, karena Bodhicitta sifatnya adalah nature...
Seorang guru hanyalah membimbing kita untuk lebih mengerti dan paham seharusnya bagaimana untuk mengembangkan Bodhicitta..

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#8 Top1

Top1

    Senior WDC

  • Moderators
  • 34
  • 1,985 posts
  • 20 thanks

Posted 06 May 2013 - 08:05 PM

Sdr Chaose,

Klik Thread ini untuk keterangan lebih lanjut tentang : http://www.wihara.co...bodhicitta.html

#9 viper

viper

    Penggemar WDC

  • Members
  • 35
  • 887 posts
  • 9 thanks

Posted 07 May 2013 - 02:03 AM

pertanyaan coeda untuk dicari referensinya,
adakah pedagang yang mencapai pencapaian memasuki arus kesucian (sota, saka, anagami, arahat, Buddha)?


Tuhan coeda salah lagi ya. tapi saya ingat anda adalah tuhan jadi gak boleh menyalahkan.
dalam Jalan Utama Beruas 8 disebutkan Mata Pencaharian yang benar jadi berdagang dengan cara benar juga bisa mencapai tingkat kesucian. Mata pencaharian tidak harus jadi Pendeta atao biksu yang harus meninggalkan duniawi. contoh sudah disebutkan oleh sdr ariyakumara.

kira2 begitu Tuhan Coeda. maaf kalo kata2 kasar ya Tuhan Coeda




0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close