Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
* - - - - 1 votes

Coeda to Sen- telaah kata dhamma, Dhamma, dan DHAMMA

dhamma Dhamma DHAMMA

  • Please log in to reply
22 replies to this topic

#21 djoe

djoe

    Legenda WDC

  • Moderators
  • 229
  • 4,797 posts
  • 44 thanks

Posted 23 July 2015 - 12:33 PM

Melihat terkondisi sebagai duniawi dan lari darinya, memegang paham ada sesuatu diluar duniawi dan mwngejarnya sama seperti org yg mwngejar duniawi sama awammnya dgn yg mwngejar duniawi.

Keduanya terjebak pada cara pandang yg sama hanya beda objeknya.

Karena coeda melihat ada tanpa kondisi dan real dan melihat ada terkondisi dan real lalu berusaha lari dr terkondisi mengejar tanpa kondisi.

Larena itu coeda kehilangan kondisi dan tanpa kondisi berada dlm kesesatan kegelapan

Coeda seperti ini. Apa perlu pembuktian?? Lagi coeda

By refutation of the false, not by acquiring the truth, is the revelation of the TRUTH


#22 djoe

djoe

    Legenda WDC

  • Moderators
  • 229
  • 4,797 posts
  • 44 thanks

Posted 23 July 2015 - 12:38 PM

Melihat terkondisi sebagai duniawi dan lari darinya, memegang paham ada sesuatu diluar duniawi dan mwngejarnya sama seperti org yg mwngejar duniawi sama awammnya dgn yg mwngejar duniawi.
Keduanya terjebak pada cara pandang yg sama hanya beda objeknya.
Karena coeda melihat ada tanpa kondisi dan real dan melihat ada terkondisi dan real lalu berusaha lari dr terkondisi mengejar tanpa kondisi.
Larena itu coeda kehilangan kondisi dan tanpa kondisi berada dlm kesesatan kegelapan
Coeda seperti ini. Apa perlu pembuktian?? Lagi coeda


Karena mengira jari sbg bulan coeda kehilangan jari n bulan. Tidak mengenal keduanya

karena melihat dan melekat pada karakteristik yg muncul dr bulan dan mengira karakteristik adalah bulan, coeda kehilangan karakteristik dan bulan

Buddha mengatakan yg mengenal bulan lewat ciri dan karakteristik adalah org sessat yg tidak memahami ajaran buddha sama sepwrti ccara coeda mengenal tanpa kondisi

Mengira bayangan bulan sebagai bulan karena itu kehilangan bayangan bulan dan bulan

By refutation of the false, not by acquiring the truth, is the revelation of the TRUTH


#23 coedcoed

coedcoed

    Penggemar WDC

  • Members
  • 64
  • 966 posts
  • 16 thanks

Posted 25 July 2015 - 08:06 PM

Coeda mau menjelaskan 3 (dalam) kualitas kebenaran. Itulah makanya coeda mencoba menuliskan membedakan dalam kata 'dhamma', 'Dhamma', 'DHAMMA'. Sehingga semakin menambah pemahaman dalam membaca (dalam menyalin dan menyelidiki) tulisan Sutra/Sutta seturut konteks makna yg sebenarnya.
Coeda mau memberi ilustrasi supaya mudah untuk di mengerti,
dengan kisah suatu saat, saat guru Buddha berada di hutan pohon simsapa. Beliau menggenggam daun2 di tanganNya. Dstnya....
*
Coeda gambarkan, keseluruhan daun di hutan pohon simsapa adalah DHAMMA.
*
Daun dalam genggaman guru Buddha adalah Dhamma, pengajaran guru Buddha (tentang DHAMMA yg telah direalisasi/dialami/dinikmatiNya).
Itulah yang dimaksudkan Dhamma dalam Tisarana, 'Aku berlindung kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha'. Karena itu tertulis 'Dhamma' ini pada urutan kedua setelah kata 'Buddha'.
*
Sekarang apakah kualitas yg ketiga, dhamma.
coeda pakai perumpamaan daun daun lain yg diluar hutan simsapa.
Jadi yg bukan dari kualitas daun-daun pada hutan simsapa, atau daun pada genggaman guru Buddha.
Semua pengetahuan, ajaran, kebenaran duniawi. Termasuk juga ajaran ajaran dari ajaran2 guru Buddha yg dikonsepsi, tersimpangkan oleh pemikiran2 awam dan diajarkan oleh awam yg masih diliputi avidya-ketidaktahuan. Itulah 'dhamma'.
Termasuk juga guru2/master2/ajaran2 new age.
Contoh : (isilah) titik-titik mewakili kualitas kebenaran yg mana?
Bodhi memiliki sifat dari ruang angkasa kosong dan bebas dari semua perbedaan;
Orang yang ingin mencari Bodhi yang disebut Bodhisattva.
Orang yang telah mencapai Sepuluh Tingkat (Dasa-Bhumi), telah sepenuhnya menguasai kebebasan,
[Menyadari bahwa] dharma -1) ......... adalah kosong dan seperti khayalan ilusi, tahu bahwa dharma-dharma - 2).......... ini semuanya sama, dan memahami nasib duniawi adalah dalam hal itu yang disebut Samyak-samBuddha.
[Orang yang menyadari bahwa] dharma - 3)......... memiliki karakteristik yang sama dengan ruang angkasa kosong dan tiada duanya dan dari hanya satu karakteristik dan telah mencapai sepuluh kekuatan dari kebijaksanaan seorang Buddha adalah dalam hal itu yang disebut SamBuddha.
Orang yang telah menghancurkan 'ketidaktahuan (avidya)' dengan hanya kebijaksanaan dan [memiliki] kebijaksanaan yang disadari diri sendiri, yang sifat alaminya (svabhava) terpisah jauh dari ucapan-pidato, adalah yang dalam hal itu yang disebut Tathagata.
Tambahan jawabannya pada komentar balasannya dong :
jawaban no 1...., no.2....., no. 3.....
Semoga menambah memperkaya pengetahuan Dhamma dalam penyelidikan Sutra/Sutta ajaran guru Buddha.
GOD bless u.
coeda.


Jawabannya :
1. dhamma
2. dhamma
3. DHAMMA.

Lihat penjelasan yg telah coeda tulis sebelumnya diatas tentang pembedaan ini.
Waktu tahun-tahun penantian kedatangan-NYA sudah semakin sempit. Bersiap-sedialah di segala waktu.

'Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.'





Also tagged with one or more of these keywords: dhamma, Dhamma, DHAMMA

0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close