Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

coeda - adakah suatu keberadaan/keadaan/kualitas diluar atau yang bukan 'yang berkondisi'?

berkondisi zen kosong sunya anicca anatta kandha kendali harapan tidak kekal

  • Please log in to reply
49 replies to this topic

#41 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 46 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 21 April 2016 - 12:17 PM

Nulis nulis sendiri....trus nanya org lain ...siapa yg bilang gitu ?
Trus memberi org lain PR cariin tulisannya coeda
Cetanaham bhikkhave kammam vadami

#42 arieosho

arieosho

    Fenomena WDC

  • Members
  • 289
  • 6,099 posts
  • 43 thanks

Posted 21 April 2016 - 01:31 PM

maksud rekan @ coedcoed , yang mutlak itu TUHAN . Dan dia berpikir Nibbana juga sebagai state TUHAN.

Untuk mencapai Mutlak yang tidak terlahir kembali , adalah misi dari pemutusan kebergantungan atau berakhirnya patticasamupada atau kelahiran kembali.

Nah , persoalan nya adalah :

Keadaan Mutlak itu sudah ada menurut Sang Buddha. Karena keadaan itu sudah ada , maka berakhirnya tumimbal lahir bisa terjadi.

Jadi ini merujuk pada teori ADA menghasilkan ADA.

Ada nya keadaan '' Mutlak '' maka manusia bisa mencapai Mutlak .--- ini ADA maka bisa mencapai ADA.

Sekarang kita balikan : ADA nya kebergantungan / berkondisi . Itu ADA dari mana ? Harus lah ADA kebergantungan menghasilkan kebergantungan versi lain.

Kalau '' Mutlak '' menghasilkan '' kebergantungan '' . Itu tidak mungkin terjadi.

Kalau dasar nya adalah '' Mutlak '' , maka tidak mungkin bisa muncul kebergantungan. Mutlak sudah tidak terlahir , tidak ada kondisi. ---ini sebuah paradok.

Ajaran Buddha menginginkan menuju Mutlak sebagai solusi. Dikatakan Mutlak telah ada.

Kalau kita sedikit kritis , anggaplah benar : ADA keadaan '' Mutlak ''. Lalu pertanyaan berikutnya ; '' kebergantungan '' datang dari mana ?

Jadi tidak relevan mengatakan Mutlak '' ADA ''.

Karena '' Mutlak '' itu sama sekali tidak ada apapun.

Coba kita bayangkan ; semua sudah stagnan saat mutlak. Semua berhenti. Kalau masih ada aktifitas , itu tidak dapat dikatakan Mutlak.

Kalau aktifitas total berhenti. Mulai dari perbandingan , panjang pendek , mulai dari sebab akibat , mulai dari pemunculan , semua berhenti. Itu dapat dibayangkan seperti apa ? Padam total.

Tetapi banyak kalangan Buddhist menolak nihil sama sakali. Ini paradok pemikiran umat Buddhist sendiri . Di sisi ini mereka menerima '' Mutlak '' berdasarkan sutta , tetapi di sisi lain mereka menolak Padam total.

Mereka memanuver sendiri , menerima di depan dan menolak di belakang sehingga tidak terkesan melawan Ajaran Buddha.

.

Sebenar-nya Mutlak yang dilihat oleh Sang Buddha adalah Maha Kondisi.

Karena '' The Guardian of the universe system '' mengatakan bahwa keadaan berkondisi ini adalah miniatur dari Maha Kondisi.

Saya pikir , ini perlu mendapat perhatian. Karena Maha Kondisi ini hampir sama dengan yang dikatakan Sang Buddha . Hanya saja Sang Buddha menggunakan istilah '' Mutlak ''.

Saya tidak tahu , apakah kata Mutlak adalah hasil original terjemahan dari perkataan Sang Buddha atau hasil interpretasi para penerjemah kitab. Saya pikir , sang Buddha tidak mungkin mengatakan '' Mutlak ''.

Sang Buddha bisa menghentikan sistem Anggulimala saat mengejar Sang Buddha. Di mana jarak tidak dapat mendekat. Ini sistem anggulimala di cut sama Sang Buddha. Hanya orang yang memiliki kemampuan Maha Kondisi yang dapat melakukan ini dan diperbolehkan oleh Sang Penjaga Sistem- The Guardian of the universe system.

Jadi sekali lagi , kata '' Mutlak '' perlu dikaji ulang penerjemahan nya dari bahasa asli Sang Buddha.

Asumsi , bahwa Sang Buddha pasti tahu Maha Kondisi karena beliau dapat melakukan cut / memutuskan sementara sistem anggulimala saat itu.

Jadi sang Buddha tahu ada sistem yang bekerja. Jika tahu sistem pasti tahu '' Maha Kondisi. ''

Jadi , besar kemungkinan Mutlak sebenarnya adalah Maha Kondisi , di mana adanya interpretasi yang berbeda saat terjemahan kitab.

Maha Kondisi ini mirip Mutlak jika dipikir dari pikiran dualitas. Dari maha kondisi ini dapat mengakomodasi semua teori.

.
Semua yang terjadi dan akan terjadi adalah berhubungan dengan KARMA. Apakah anda akan mencapai pencerahan agung sekarang atau di kelahiran yang akan datang ? Kejadian itu berhubungan dengan KARMA Baik anda. Maka mulailah dengan lHati Nurani agar semua pikiran dan tindakan anda menghasilkan KARMA baik. Jika KARMA baik anda telah memenuhi target , jalan akan terbuka. anda akan menemukan kebenaran apapun yang anda perlu sesuai dengan KARMA baik anda.. Hati Nurani.

#43 coedcoed

coedcoed

    Penggemar WDC

  • Members
  • 64
  • 966 posts
  • 16 thanks

Posted 21 April 2016 - 01:39 PM

Ok... seratus buat bro Gl... eits tapi aku batalkan...

Ini aku beri kutipan tulisanku,

1. Nah sekarang yang jadi pertanyaan lanjutan adalah apakah NIBANNA itu?

2. Siapa yang dapat mengenal TUHAN YME, YANG MUTLAK, jika inisiatifnya dari manusia?
Tetapi IA sendiri yang berinisiatif, KEBENARAN-NYA, Firman-NYA telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Bukankah disitu coeda membuat dua pernyataan yang berbeda/terpisah.....
Disatu sisi coeda menanyakan apa maksudnya 'Nibanna',
Disisi lain coeda menjelaskan tentang TUHAN YME.
Coeda tidak menyatakan 'Nibanna' itu sebagai TUHAN atau keTuhanan. Bukankah umat atau pengajar-pengajar Buddhism sendiro malah yang menyatakan (berpersepsi) Nibanna sebagai keTuhanan.
Mengapa malah coeda yang disalahkan atau dicurigai?
Yangbberkoar-koar delusi, malah delusif... hayoo salah siapa klo gitu....

YESUS loves you
Salam, coeda.
Waktu tahun-tahun penantian kedatangan-NYA sudah semakin sempit. Bersiap-sedialah di segala waktu.

'Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.'

#44 danny1878

danny1878

    Baru Bergabung

  • Members
  • 147
  • 412 posts
  • 88 thanks

Posted 22 April 2016 - 12:11 AM

Hei anda panjang lebar menulis adakah anda mempelajari dan mempraktekan ajaran guri Buddha?
Jangankan Buddha, jangankan Bodhisatva, praktek keyakinan spiritualmu bukankah sudah coeda jelaskan sebatas roh-roh yang tidak jelas....

D: Hehehe kepencet yah syaraf sensitifnya.

 

Bicara tentang Brahma, kayaknya orang Hindu lebih baik lagi menganut kepercayaan mereka terhadap Khrisna,

D: Ini dia buktinya, anda yg mengenalkan brahmajala kepada saya, tapi begitu ditulis isi kutipan brahmajala, langsung protes wkwkwk. Makanya jgn mengenal sutta tapi cuma luarnya, isinya juga dibaca. Kalau soal banyaknya pengetahuan mbah Coed pasti lebih hebat. Lah saya masih belajar kok. Kenapa gak boleh nulis soal Brahma, kan isi Brahmajala ialah seputar Brahma, dan Brahma itu bukan cuma ada di Hindu. Lihat lagi deh.., namanya aja Brahmajala --- Brahma dan jala. yah tentang Brahma lah, masa ttg Khrisna?
 

semua Brahma di seluruh alam semesta sujud menembah Dia. Daripada orang Buddhist menyembah se mien fo. Tahukah itu apa? Itu Brahma penguasa dunia.
D:Sejak kapan Buddha mengajarkan untuk menguasai dunia?
Waktu pulang Indo saya ikut sembahyang ke se mien fo, cuma bingung mau berdoa/bilang apa, soalnya dulu2 gak popular.


  • legend likes this

#45 coedcoed

coedcoed

    Penggemar WDC

  • Members
  • 64
  • 966 posts
  • 16 thanks

Posted 22 April 2016 - 06:18 AM

@danny...

He...he...
Benar kan.... apa yang kau katakan.... juga kau lakukan...
Apa yang aku sudah tulis adalah nyata......
Sebenarnya yang ga ngerti, kebingungan dan kekacauan dalam kebenaran dan prakteknya sapa?
Maaf.. jangannmarah yah, coeda bukan menunjuk satu orang sebagai bukti kenyataannya seperti itu kualitas nyata kebenaran dalam konsep dan prakteknya... tapi itu umum....
Waktu tahun-tahun penantian kedatangan-NYA sudah semakin sempit. Bersiap-sedialah di segala waktu.

'Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.'

#46 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 22 April 2016 - 07:49 AM

 

Hei anda panjang lebar menulis adakah anda mempelajari dan mempraktekan ajaran guri Buddha?
Jangankan Buddha, jangankan Bodhisatva, praktek keyakinan spiritualmu bukankah sudah coeda jelaskan sebatas roh-roh yang tidak jelas....

D: Hehehe kepencet yah syaraf sensitifnya.

 

Bicara tentang Brahma, kayaknya orang Hindu lebih baik lagi menganut kepercayaan mereka terhadap Khrisna,

D: Ini dia buktinya, anda yg mengenalkan brahmajala kepada saya, tapi begitu ditulis isi kutipan brahmajala, langsung protes wkwkwk. Makanya jgn mengenal sutta tapi cuma luarnya, isinya juga dibaca. Kalau soal banyaknya pengetahuan mbah Coed pasti lebih hebat. Lah saya masih belajar kok. Kenapa gak boleh nulis soal Brahma, kan isi Brahmajala ialah seputar Brahma, dan Brahma itu bukan cuma ada di Hindu. Lihat lagi deh.., namanya aja Brahmajala --- Brahma dan jala. yah tentang Brahma lah, masa ttg Khrisna?
 

semua Brahma di seluruh alam semesta sujud menembah Dia. Daripada orang Buddhist menyembah se mien fo. Tahukah itu apa? Itu Brahma penguasa dunia.
D:Sejak kapan Buddha mengajarkan untuk menguasai dunia?
Waktu pulang Indo saya ikut sembahyang ke se mien fo, cuma bingung mau berdoa/bilang apa, soalnya dulu2 gak popular.

 

 

Jangan heran,

Karena Tuhan umat kristen yang disebut Yahwe kemudian Tuhan umat islam yang disebut Allah sebenarnya merujuk ke satu personal yaitu Dewa Brahma (dalam kalangan tionghua disebut Si Mian Fo). Terjadinya agama agama di dunia kebanyakan karena Dewa Brahma dan Dewa Shiva, karena itu tidak mengherankan banyak ayat yang menunjukkan keegoisan (seperti kalau tidak percaya neraka jaminannya).

 

Umat Buddha menghormati dewa Brahma, bukan menyembah dewa Brahma, karena itu berbeda makna. Bagi umat agama lain memang wajib menyembah Dewa Brahma.

 

Jangan heran kalau ada umat Samawi yang suka mencuplik sutta yang menguntungkan untuk membenarkan ajarannya / teorinya yang ujung ujungnya ke Tuhan.


  • danny1878 likes this

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#47 djoe

djoe

    Legenda WDC

  • Moderators
  • 229
  • 4,797 posts
  • 44 thanks

Posted 22 April 2016 - 08:02 AM

Heran GL dgn bro.arieosho...
Sebenarnya paham tapi pura pura ga paham


Arie terjerat pada hal yg sama cuma beda kemasan.

Dia terjerat pada yg tak berkondisi tapi beda label.

Karna itu kita bisa lihat cara pemikirannya, cara responnya dan konsekuensi absurb yg ditunjukkannya di thread ini.

Walau tahu absurb arie masih tetap menggenggamnya.

Jadi bisa disimpulkan arie cuma hapal mati terjerat arti harfiah bukan pada substansinya

By refutation of the false, not by acquiring the truth, is the revelation of the TRUTH


#48 coedcoed

coedcoed

    Penggemar WDC

  • Members
  • 64
  • 966 posts
  • 16 thanks

Posted 22 April 2016 - 12:38 PM

Jangan heran,
Karena Tuhan umat kristen yang disebut Yahwe kemudian Tuhan umat islam yang disebut Allah sebenarnya merujuk ke satu personal yaitu Dewa Brahma (dalam kalangan tionghua disebut Si Mian Fo). Terjadinya agama agama di dunia kebanyakan karena Dewa Brahma dan Dewa Shiva, karena itu tidak mengherankan banyak ayat yang menunjukkan keegoisan (seperti kalau tidak percaya neraka jaminannya).
 
Umat Buddha menghormati dewa Brahma, bukan menyembah dewa Brahma, karena itu berbeda makna. Bagi umat agama lain memang wajib menyembah Dewa Brahma.
 
Jangan heran kalau ada umat Samawi yang suka mencuplik sutta yang menguntungkan untuk membenarkan ajarannya / teorinya yang ujung ujungnya ke Tuhan.


Beda lah.....
Klo yang satu ada pesta yab yum tentunya ada kemiripan alam kehidupan dengan yang punya bro legend....
Klo di coeda gak ada pelayanan bidadari-bidadari....
Waktu tahun-tahun penantian kedatangan-NYA sudah semakin sempit. Bersiap-sedialah di segala waktu.

'Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.'

#49 coedcoed

coedcoed

    Penggemar WDC

  • Members
  • 64
  • 966 posts
  • 16 thanks

Posted 22 April 2016 - 12:39 PM

Arie terjerat pada hal yg sama cuma beda kemasan.
Dia terjerat pada yg tak berkondisi tapi beda label.
Karna itu kita bisa lihat cara pemikirannya, cara responnya dan konsekuensi absurb yg ditunjukkannya di thread ini.
Walau tahu absurb arie masih tetap menggenggamnya.
Jadi bisa disimpulkan arie cuma hapal mati terjerat arti harfiah bukan pada substansinya


Coeda membantu bro arie memberi pertanyaan kepada bro djoe.
Substansinya apa?
Waktu tahun-tahun penantian kedatangan-NYA sudah semakin sempit. Bersiap-sedialah di segala waktu.

'Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.'

#50 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 22 April 2016 - 12:57 PM

Beda lah.....
Klo yang satu ada pesta yab yum tentunya ada kemiripan alam kehidupan dengan yang punya bro legend....
Klo di coeda gak ada pelayanan bidadari-bidadari....

 

Ya begitulah yang mengaku ngaku master kualitas yang bisa dilihat kualitas tulisannya ...... :D

Kualitas ajarannya tidak lebih dari itu, kekotoran hati dan pikiran ....  :D


Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D






Also tagged with one or more of these keywords: berkondisi, zen, kosong, sunya, anicca, anatta, kandha, kendali, harapan, tidak kekal

0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close