Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

[Rencana] Pembuatan Web Penghitung Karma

Karma Planning Website Saran

  • Please log in to reply
10 replies to this topic

#1 10Rupiah

10Rupiah

    Senior

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 0
  • 112 posts
  • 1 thanks

Posted 14 September 2016 - 03:33 PM

Namo Buddhaya,

 

Sabbe Satta Sukhi Hontu mimin, momod, dan penghuni forum Wihara.

 

Jika trit ini dirasa tidak cocok berada di kategori ini, mohon di pindahkan ke tempat yang seharusnya.

 

Latar Belakang

Setiap hari kita berpikir tentang sesuatu, berucap sesuatu, dan melakukan sesuatu. Tetapi apakah pernah kita berpikir untuk menghitung hasil karma dari yang kita pikirkan, ucapkan dan perbuat?

 

Hal tersebut mendasari keinginan saya untuk membuat sebuah situs yang berfungsi untuk menghitung karma yang dilakukan. Karma bisa dari apa yang di pikirkan, ucap dan perbuat.

 

Dengan situs penghitung karma ini, diharapkan seseorang menjadi lebih waspada dan lebih baik lagi ke depannya.

 

Sepengetahuanku, perhitungan suatu karma sangat detail jika menggunakan abhi-dhamma. Atas dasar inii, Abhidhamma-pitaka sepertinya bisa dijadikan sebuah pedoman untuk membuat 'rumus' penghitung karma.

 

Cara Kerja

1. User menginput kalimat atas 'sebuah hasil pemikiran' atau 'sebuah ucapan' atau 'sebuah perbuatan'.

2. Situs akan menerima inputan dan mengkalkulasi hasil berdasar kata kunci yang di input

3. Situs akan menampilkan hasil perhitungan tersebut.

4. Situs juga menampilkan saran-terkait berdasar hasil perhitungan.

 

Fitur yang direncanakan:

1. Adanya sistem login untuk menyimpan histori perhitungan user

2. Adanya sistem login untuk melihat total karma user

3. Analisis karma lebih lanjut

4. Analisis 'buah karma' yang mungkin akan terjadi terkait 'jejak karma' user.

 

Website saya rencanakan dibuat dengan PHP + MYSQL untuk menyimpan banyak data. Adakah saran / kritik dari teman-teman penghuni wihara terkait rencana ini?

Adakah yang mau membantu pembuatan jikalau memang akan di realisasikan?



#2 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 45 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 14 September 2016 - 05:18 PM

Software calculator karma...

Ha ha :)
Cetanaham bhikkhave kammam vadami

#3 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 45 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 14 September 2016 - 05:23 PM

Sayangnya ....
Kejadian itu bukan cuma dari kamma niyama.
Tetapi panca niyama yang mustahil anda bisa menghitung memprediksi kejadian mutlak yg bakalan terjadi di masa depan.

Daripada begitu , mengapa tidal dipahami saja paticasamuppada ??

Tujuan anda membikin situs tsb lebih kepada....ramalan dan saran saran.

Gak ada gunanya seandainya menyadari apa yy terjadi sesungguhnya.
Cetanaham bhikkhave kammam vadami

#4 seniya

seniya

    Sahabat WDC

  • Members
  • 24
  • 406 posts
  • 12 thanks

Posted 15 September 2016 - 09:39 AM

Namo Buddhaya,

 

Sabbe Satta Sukhi Hontu mimin, momod, dan penghuni forum Wihara.

 

Jika trit ini dirasa tidak cocok berada di kategori ini, mohon di pindahkan ke tempat yang seharusnya.

 

Latar Belakang

Setiap hari kita berpikir tentang sesuatu, berucap sesuatu, dan melakukan sesuatu. Tetapi apakah pernah kita berpikir untuk menghitung hasil karma dari yang kita pikirkan, ucapkan dan perbuat?

 

Hal tersebut mendasari keinginan saya untuk membuat sebuah situs yang berfungsi untuk menghitung karma yang dilakukan. Karma bisa dari apa yang di pikirkan, ucap dan perbuat.

 

Dengan situs penghitung karma ini, diharapkan seseorang menjadi lebih waspada dan lebih baik lagi ke depannya.

 

Sepengetahuanku, perhitungan suatu karma sangat detail jika menggunakan abhi-dhamma. Atas dasar inii, Abhidhamma-pitaka sepertinya bisa dijadikan sebuah pedoman untuk membuat 'rumus' penghitung karma.

 

Cara Kerja

1. User menginput kalimat atas 'sebuah hasil pemikiran' atau 'sebuah ucapan' atau 'sebuah perbuatan'.

2. Situs akan menerima inputan dan mengkalkulasi hasil berdasar kata kunci yang di input

3. Situs akan menampilkan hasil perhitungan tersebut.

4. Situs juga menampilkan saran-terkait berdasar hasil perhitungan.

 

Fitur yang direncanakan:

1. Adanya sistem login untuk menyimpan histori perhitungan user

2. Adanya sistem login untuk melihat total karma user

3. Analisis karma lebih lanjut

4. Analisis 'buah karma' yang mungkin akan terjadi terkait 'jejak karma' user.

 

Website saya rencanakan dibuat dengan PHP + MYSQL untuk menyimpan banyak data. Adakah saran / kritik dari teman-teman penghuni wihara terkait rencana ini?

Adakah yang mau membantu pembuatan jikalau memang akan di realisasikan?

 

Cara/rumus menghitung karmanya gimana? Buddha aja ngomong kamma itu acinteyya (tak terpikirkan oleh pikiran yg belum tercerahkan)....


  • msc likes this

#5 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 80 thanks
  • LocationMalang

Posted 15 September 2016 - 09:14 PM

Hukum karma bukan hukum bernilai pasti seperti 1+1=2

 

Banyak faktor pendukung yang menunjungnya....


Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#6 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 45 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 16 September 2016 - 08:02 AM

Namo Buddhaya,
 
Sabbe Satta Sukhi Hontu mimin, momod, dan penghuni forum Wihara.
 
Jika trit ini dirasa tidak cocok berada di kategori ini, mohon di pindahkan ke tempat yang seharusnya.
 
Latar Belakang
Setiap hari kita berpikir tentang sesuatu, berucap sesuatu, dan melakukan sesuatu. Tetapi apakah pernah kita berpikir untuk menghitung hasil karma dari yang kita pikirkan, ucapkan dan perbuat?
 
Hal tersebut mendasari keinginan saya untuk membuat sebuah situs yang berfungsi untuk menghitung karma yang dilakukan. Karma bisa dari apa yang di pikirkan, ucap dan perbuat.
 
Dengan situs penghitung karma ini, diharapkan seseorang menjadi lebih waspada dan lebih baik lagi ke depannya.
 
Sepengetahuanku, perhitungan suatu karma sangat detail jika menggunakan abhi-dhamma. Atas dasar inii, Abhidhamma-pitaka sepertinya bisa dijadikan sebuah pedoman untuk membuat 'rumus' penghitung karma.
 
Cara Kerja
1. User menginput kalimat atas 'sebuah hasil pemikiran' atau 'sebuah ucapan' atau 'sebuah perbuatan'.
2. Situs akan menerima inputan dan mengkalkulasi hasil berdasar kata kunci yang di input
3. Situs akan menampilkan hasil perhitungan tersebut.
4. Situs juga menampilkan saran-terkait berdasar hasil perhitungan.
 
Fitur yang direncanakan:
1. Adanya sistem login untuk menyimpan histori perhitungan user
2. Adanya sistem login untuk melihat total karma user
3. Analisis karma lebih lanjut
4. Analisis 'buah karma' yang mungkin akan terjadi terkait 'jejak karma' user.
 
Website saya rencanakan dibuat dengan PHP + MYSQL untuk menyimpan banyak data. Adakah saran / kritik dari teman-teman penghuni wihara terkait rencana ini?
Adakah yang mau membantu pembuatan jikalau memang akan di realisasikan?

Pendapat saya ,
Jika judulnya (rencana) pembuatan web saran komputasi terhadap masalah hidup berdasarkan abhidhamma

Nah ...ini lain cerita :)
Disini tidak seolah mengetahui scra pasti kejadian masa depan.
Tapi saran saran berdasarkan CETASIKA dominan user dan saran yg dihitung scra komputasi dgn cara kerja setiap cetasika diberi level .

Misal sering gagal dalam bekerja akibat karakter mau menang sendiri.
Derajat level dosa 7 (suka iri ) + lobha 8(suka nipu demi kepentingan sendri gak peduli org lain)
Saran bersifat mengikis skala 7 lobha
Ha ha :)

Web masih masuk akal bisa dipikirkan cara kerjanya dan bermanfaat bagi user
Cetanaham bhikkhave kammam vadami

#7 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 45 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 16 September 2016 - 08:09 AM

Nanti kalo ada waktu , sya mencobba utk memformulasikan abhidhamma sebagai ilmu psikologi yg bermanfaat mencipta keseimbangan batin
Cetanaham bhikkhave kammam vadami

#8 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 45 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 16 September 2016 - 08:20 AM

Formulasi abhidhamma secara komputasi
BAB 1

Darimana cetasika muncul ?
Faktornya dibentuk dari keadaan hidup , biologi , dan pikiran dan pancaniyama
Disini pikiran diawali dari panca indera --> memory otak -->prosesing thd memory otak.

Biologi terkait dgn kapasitas memory , kesehatan seluler biologi , biokimia otak , keberadaan keadaan benda biologi itu sendiri.

Pikiran / citta terkait dgn eksternal..
Apa yg ditemui ? Apa yg diterima panca indera ?
Bagaimana lingkungan hidupnya ? Keadaan hidupnya ?
Apa kebiasaannya ? Dst dst

Panca niyama terkait dimana dia hidup ??
Alam sekitar membawa pengaruh apa ?
Biologinya bagaimana ?
Perbuatannya bagaimana ?
Spiritualnya bagaimana ?
Psikisnya bagaimana ?

Abhidhamma mengambil peran di citta niyama.
Yg berkorelasi dgn 4 niyama lainnya


Next....
Apa yg sedang kita cermati ?
Adalah tentang korelasi kaitan (interdependent)

●pencermatan pertama #1
"Efek dari sebuah action dengan besaran sama , tidak tentu resultnya (hasil efeknya sama) "
Contoh : bagi yg memiliki riwayat sakit autoimun akan melihat kebenaran dari point #1 ini.

Misal seseorang minum obat methylprednisolon sehari total 64 mg.

Cara 1 : diminum 4 kali @ 16 mg
Cara 2 : diminum 2 kali @ 32 mg
Cara 3 : diminum 1 kali langsung 64 mg

Efeknya BEDA !
Padahal dosis satu hari SAMA

Sehingga action dengan kekuatan sama hasilnya bisa beda.

Contoh lain:
Uang 100 juta jika dibagikan pada 100.000 pengemis masing masing dapat 1000 rupiah . Dan gak bermanfaat !

Jika 100 juta disumbangkan pada badan bencana alam juga idem

Tapi lain cerita ...jika 100 juta diberikan pada pengusaha baik yy layak....mungkin dia bisa berkembang dan menggandakan perilaku ini lagi.

Artinya besaran yg sama efeknya beda.

Contoh lain: pukulan 20 kg jika kena perut kayaknya bisa mules haha :)
Tapi pukulan 20 kg yg di kenakan pada penampang 1 meter persegi ....hasilnya tekanan per cm persegi kecil.


●Pencermatan kedua #2
" energy saling dukung , saling mengurangi .
Dalam sebuah kejadian terdapat banyak mekanisme yg bekerja dalam waktu bersamaan.
Dengan 2 karakteristik umum yaitu :
1. Pola kejadian yg terjadinya bersamaan serentak
2. Pola kejadian yg berururan / seri

Contoh pola serentak : tubuh manusia dalam waktu bersamaan semua system bekerja bersamaan . System imun , system syaraf , system hormonal , metabolisme biochemistry , peredaran darah , pernafasan , etc etc

Contoh pola berurutan :
- sakit jantung bisa terjadi jika ada sebab.
Sebab harus terjadi dulu --> baru disebut sakit jantung.

- kerjaan dokter baru bisa terjadi jika lulus sekolah dokter

- hukuman mati terpidana baru bisa terjadi jika memenuhi syarat kejahatan yg ditulis di undang undang. Jadi hukuman mati idealnya tidak bisa terjadi jika tidak ada perbuatan yg mendahuluinya.

- prinsipnya A -->B--->C
Dimana B baru terjadi jika ada A
C terjadi jika ada B.

Dua pola umum inilah hubungan korelasi yg kita cermati lebih dalam.

●Pencermatan ketiga #3
"Efek direct dan efek indirect . Bisa juga semula tak berkorelasi namun menjadi berkorelasi .
Disini korelasi bukan karena memang karmanya/jodohnya...tetapi korelasi terjadi sebagai interdependent yg tidak bisa dikatakan itu jodohnya "

Contoh : pada suatu hari anda dirampok. Dan disebelah anda kebetulan ada org lain .
Pas perampok menodongkan pistol , org sebelah anda menendang pistol tanpa mikir . Eh ternyata pistol kena perampok itu sendiri. Dan herannya anda penuh belas kasih membawa sang perampok ke ugd.
Perampok sembuh dan anda nanya mengapa merampok ?
Ternyata dia merampok sebab butuh uang buat pengobatan anaknya.
Di lain sisi anda berterima kasih kpd org yg berani menendang pistol menyelamatkan anda.

Nah silahkan dicari korelasi dlm peristiwa ini..
Apakah ini baik / buruk ?
Jodoh karma dsb ....

Hehe :)
Dari sinilah pengamatan menjadi terkendala sebab kita tidak tau letak ikatan karma , kejadian mekanisme belaka atau suatu settingan karma ??

Acinteyya ...
Hehe :)
Cetanaham bhikkhave kammam vadami

#9 msc

msc

    no vice

  • Moderators
  • 400
  • 5,128 posts
  • 103 thanks

Posted 14 December 2016 - 08:45 AM

Kamma ditentukan oleh ada tidaknya cetana yg melandasi suatu pemikiran, ucapan (verbal maupun tulisan), dan tindakan fisik.

Jadi perbuatan yg mau diinput harus ditentukan terlebih dahulu apakah mengandung cetana atau tidak.

Dan yang paling mengetahui ini biasanya adalah pelaku itu sendiri.

Mesin ini, kalau tidak salah nangkap saya, hanya berfungsi utk menghitung atau menjumlahkan kamma kita, bukan utk memprosesnya menjadi hasil/akibat karena itu mustahil.
Sebenarnya menjumlahkannya pun bisa dibilang mustahil karena mesin adalah benda mati, cara kerjanya kaku.

Setahu saya pun Buddha tak pernah mengaudit dan mengumumkan total kammanya sendiri selama hidupnya.



#10 10Rupiah

10Rupiah

    Senior

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 0
  • 112 posts
  • 1 thanks

Posted 20 March 2017 - 08:03 PM

Hukum karma bukan hukum bernilai pasti seperti 1+1=2

 

Banyak faktor pendukung yang menunjungnya....

 

Iya memang benar seperti itu, namun yang menjadi tujuan saya adalah agar seseorang bisa lebih intropeksi diri akan perbuatannya dengan mengetahui setidaknya apa yang telah dilakukannya apakah itu baik, buruk, bijak, bodoh, dsb.

 

Memang saya pikir akan sangat sulit membuat aplikasi ini, oleh karena itulah saya menulis di forum ini dan ingin melihat tanggapan sobat sekalian.

 

Saya punya contoh sederhana:

Seseorang membandingkan diri dengan orang lain, baik secara lebih baik atau tidak lebih baik, adalah suatu kesombongan (berdasar Abhidhamma yang pernah saya baca [lupa sumbernya]). Hal ini tentu belum banyak orang yang mengetahui. Bagi umat awam sih tidak ada masalah, membandingkan seperti itu.

 

Tetapi mari kita pikirkan kembali,, jika seseorang ingin hidup lebih baik maka harus berlatih menjadi lebih baik dan dia harus punya banyak pedoman yang baik. Orang zaman sekarang sangat sulit di ajak  baca buku, apalagi buku Dhamma. Oleh karena itulah, saya pikir ingin membuat sebuah aplikasi yang setidaknya bisa membantu orang mengetahui sikapnya apakah sudah benar sesuai ajaran Buddha atau tidak.

 

Jika dia menggunakan aplikasi tersebut, menulis / memilih bahwa dia telah membandingkan diri dengan seseorang akan menunjukkan bahwa dia telah melakukan kesombongan. Tentu hal ini akan membuatnya tersadar dan tidak akan mengulangi pikiran / perbuatan tersebut lagi.



#11 10Rupiah

10Rupiah

    Senior

  • Members
  • PipPipPipPipPip
  • 0
  • 112 posts
  • 1 thanks

Posted 20 March 2017 - 08:10 PM

Sayangnya ....
Kejadian itu bukan cuma dari kamma niyama.
Tetapi panca niyama yang mustahil anda bisa menghitung memprediksi kejadian mutlak yg bakalan terjadi di masa depan.

Daripada begitu , mengapa tidal dipahami saja paticasamuppada ??

Tujuan anda membikin situs tsb lebih kepada....ramalan dan saran saran.

Gak ada gunanya seandainya menyadari apa yy terjadi sesungguhnya.

 

Mengapa tidak ada gunanya ? Jika seseorang yang berpikir melakukan sesuatu yang benar ternyata salah di dalam Ajaran Kebenaran Buddha dan karena akhirnya mengetahui kebenaran dari aplikasi ini, dia bisa memperbaiki kesalahan tersebut.

 

 

 

Pendapat saya ,
Jika judulnya (rencana) pembuatan web saran komputasi terhadap masalah hidup berdasarkan abhidhamma

Nah ...ini lain cerita :)
Disini tidak seolah mengetahui scra pasti kejadian masa depan.
Tapi saran saran berdasarkan CETASIKA dominan user dan saran yg dihitung scra komputasi dgn cara kerja setiap cetasika diberi level .

Misal sering gagal dalam bekerja akibat karakter mau menang sendiri.
Derajat level dosa 7 (suka iri ) + lobha 8(suka nipu demi kepentingan sendri gak peduli org lain)
Saran bersifat mengikis skala 7 lobha
Ha ha :)

Web masih masuk akal bisa dipikirkan cara kerjanya dan bermanfaat bagi user

 

Bisa di gali lebih dalam idenya?

 

 

Formulasi abhidhamma secara komputasi
BAB 1

Darimana cetasika muncul ?
Faktornya dibentuk dari keadaan hidup , biologi , dan pikiran dan pancaniyama
Disini pikiran diawali dari panca indera --> memory otak -->prosesing thd memory otak.

Biologi terkait dgn kapasitas memory , kesehatan seluler biologi , biokimia otak , keberadaan keadaan benda biologi itu sendiri.

Pikiran / citta terkait dgn eksternal..
Apa yg ditemui ? Apa yg diterima panca indera ?
Bagaimana lingkungan hidupnya ? Keadaan hidupnya ?
Apa kebiasaannya ? Dst dst

Panca niyama terkait dimana dia hidup ??
Alam sekitar membawa pengaruh apa ?
Biologinya bagaimana ?
Perbuatannya bagaimana ?
Spiritualnya bagaimana ?
Psikisnya bagaimana ?

Abhidhamma mengambil peran di citta niyama.
Yg berkorelasi dgn 4 niyama lainnya


Next....
Apa yg sedang kita cermati ?
Adalah tentang korelasi kaitan (interdependent)

●pencermatan pertama #1
"Efek dari sebuah action dengan besaran sama , tidak tentu resultnya (hasil efeknya sama) "
Contoh : bagi yg memiliki riwayat sakit autoimun akan melihat kebenaran dari point #1 ini.

Misal seseorang minum obat methylprednisolon sehari total 64 mg.

Cara 1 : diminum 4 kali @ 16 mg
Cara 2 : diminum 2 kali @ 32 mg
Cara 3 : diminum 1 kali langsung 64 mg

Efeknya BEDA !
Padahal dosis satu hari SAMA

Sehingga action dengan kekuatan sama hasilnya bisa beda.

Contoh lain:
Uang 100 juta jika dibagikan pada 100.000 pengemis masing masing dapat 1000 rupiah . Dan gak bermanfaat !

Jika 100 juta disumbangkan pada badan bencana alam juga idem

Tapi lain cerita ...jika 100 juta diberikan pada pengusaha baik yy layak....mungkin dia bisa berkembang dan menggandakan perilaku ini lagi.

Artinya besaran yg sama efeknya beda.

Contoh lain: pukulan 20 kg jika kena perut kayaknya bisa mules haha :)
Tapi pukulan 20 kg yg di kenakan pada penampang 1 meter persegi ....hasilnya tekanan per cm persegi kecil.


●Pencermatan kedua #2
" energy saling dukung , saling mengurangi .
Dalam sebuah kejadian terdapat banyak mekanisme yg bekerja dalam waktu bersamaan.
Dengan 2 karakteristik umum yaitu :
1. Pola kejadian yg terjadinya bersamaan serentak
2. Pola kejadian yg berururan / seri

Contoh pola serentak : tubuh manusia dalam waktu bersamaan semua system bekerja bersamaan . System imun , system syaraf , system hormonal , metabolisme biochemistry , peredaran darah , pernafasan , etc etc

Contoh pola berurutan :
- sakit jantung bisa terjadi jika ada sebab.
Sebab harus terjadi dulu --> baru disebut sakit jantung.

- kerjaan dokter baru bisa terjadi jika lulus sekolah dokter

- hukuman mati terpidana baru bisa terjadi jika memenuhi syarat kejahatan yg ditulis di undang undang. Jadi hukuman mati idealnya tidak bisa terjadi jika tidak ada perbuatan yg mendahuluinya.

- prinsipnya A -->B--->C
Dimana B baru terjadi jika ada A
C terjadi jika ada B.

Dua pola umum inilah hubungan korelasi yg kita cermati lebih dalam.

●Pencermatan ketiga #3
"Efek direct dan efek indirect . Bisa juga semula tak berkorelasi namun menjadi berkorelasi .
Disini korelasi bukan karena memang karmanya/jodohnya...tetapi korelasi terjadi sebagai interdependent yg tidak bisa dikatakan itu jodohnya "

Contoh : pada suatu hari anda dirampok. Dan disebelah anda kebetulan ada org lain .
Pas perampok menodongkan pistol , org sebelah anda menendang pistol tanpa mikir . Eh ternyata pistol kena perampok itu sendiri. Dan herannya anda penuh belas kasih membawa sang perampok ke ugd.
Perampok sembuh dan anda nanya mengapa merampok ?
Ternyata dia merampok sebab butuh uang buat pengobatan anaknya.
Di lain sisi anda berterima kasih kpd org yg berani menendang pistol menyelamatkan anda.

Nah silahkan dicari korelasi dlm peristiwa ini..
Apakah ini baik / buruk ?
Jodoh karma dsb ....

Hehe :)
Dari sinilah pengamatan menjadi terkendala sebab kita tidak tau letak ikatan karma , kejadian mekanisme belaka atau suatu settingan karma ??

Acinteyya ...
Hehe :)

 

Bukan dalam korelasi cerita panjang seperti itu, tetapi lebih ke dalam penggalan-penggalan peristiwa.

 

Kamma ditentukan oleh ada tidaknya cetana yg melandasi suatu pemikiran, ucapan (verbal maupun tulisan), dan tindakan fisik.

Jadi perbuatan yg mau diinput harus ditentukan terlebih dahulu apakah mengandung cetana atau tidak.

Dan yang paling mengetahui ini biasanya adalah pelaku itu sendiri.

Mesin ini, kalau tidak salah nangkap saya, hanya berfungsi utk menghitung atau menjumlahkan kamma kita, bukan utk memprosesnya menjadi hasil/akibat karena itu mustahil.
Sebenarnya menjumlahkannya pun bisa dibilang mustahil karena mesin adalah benda mati, cara kerjanya kaku.

Setahu saya pun Buddha tak pernah mengaudit dan mengumumkan total kammanya sendiri selama hidupnya.

 

Saya rasa bukan nilai / jumlah kamma yang mau di tunjukkan, tetapi lebih kepada kebenaran yang harus diketahui user atas perbuatan / pikiran / ucapannya.







Also tagged with one or more of these keywords: Karma, Planning, Website, Saran

0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close