Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

Tidak dapat diajarkan . Tetapi sebaiknya mengetahui.


  • Please log in to reply
3 replies to this topic

#1 arieosho

arieosho

    Fenomena WDC

  • Members
  • 289
  • 6,099 posts
  • 43 thanks

Posted 11 December 2016 - 07:11 PM

Jalan yang tidak dapat diajarkan. Karena tidak ada orang yang bisa menempuhnya dalam satu kelahiran. 

 

1. memahami inti permasalahan. 

 

bahwa tidak ada satu pun yang dapat berdiri sendiri. semua terbentuk dari rangkian sebab sebab dan kondisi yang tepat. 

 

katakanlah kesadaran. kesadaran itu tidak dapat berfungsi secara mandiri. dibutuhkan rangkaian sistem kerja dalam satu wadah yang dinamakan tubuh jasmani. 

 

memang kita memiliki tubuh energi. sehingga kesadaran bisa terus berfungsi . tetapi tubuh energi juga tidak lepas dari anicca. sehingga kesadaran adalah bukan hal yang mandiri dan kekal. 

 

memahami bahwa segala pemunculan akan  menyebabkan ketidak puasan. 

 

satu satu nya jalan adalah menghentikan pemunculan. maka penderitaan bisa berakhir tuntas.

 

memahami bahwa setiap pemunculan karena sebab dan kondisi yang dihasilkan oleh hukum KARMA. 

 

untuk memutuskan sebab dan kondisi . seseorang harus berhenti menciptakan sebab. 

 

masalahnya adalah jika kita bertindak , ada tindakan maka akan menghasilkan sebab . jika kita tidak bertindak , justru menghasilkan sebab lanjutan yang lebih buruk. 

 

ini sebuah lingkaran setan , maka disebut sebagai belenggu. seperti buah simalakama . dimakan bapak mati , tidak dimakan ibu mati. 

 

 

tetapi kita bisa mengakali dengan KARMA baik. di mana tindakan adalah untuk memperbaiki , atau untuk kebaikan. Tindakan ini menghasilkan KARMA baik. 

 

rantai KARMA baik lebih pendek. 

 

itu sebab nya , pencerahan memerlukan Paramita. 

 

jika KARMA buruk , kita bisa berhenti mengelak. di mana kita menerima konsekwensi sambil memperbaiki segala sesuatu yang tidak benar. 

 

KARMA buruk bisa dihentikan berkembang biak nya sehingga sisa hanya KARMA baik. 

 

bagaimana kita menghentikan KARMA baik  berkembang biak ? 

 

itulah guna nya mental ketidak melekatan. kita harus berlatih tidak melekat pada segala sesuatu.  

 

guna nya adalah ketika buah karma baik berbuah , kita tidak tergiur untuk menikmati. kita bisa menganggapnya hambar , tidak bermakna dan sia sia. kita tidak berminat terhadap buah KARMA baik yang menyenangkan ini. di sinilah guna nya mental bebas dari  rasa suka dan rasa tidak suka. 

 

 

tetapi untuk mencapai mental ketidak melekatan dan mental bebas dari  rasa suka dan rasa tidak suka. dibutuhkan pengetahuan batin yang jelas dan benar benar melihat kebenaran segala sesuatu , bahwa tidak ada satu pun yang kekal abadi , tidak ada satu pun yang terbebas dari hukum anicca. , di mana tidak ada satu pun yang bisa mendatangkan kebahagian yang abadi.  

 

pengetahuan ini tidak diperoleh melalui membaca dan mendengar , haruslah kita bisa melihat dengan jelas melalui mata batin. ini disebut dhamma mata. 

 

pengetahuan ini diperoleh melalui meditasi vipassana. 

 

meditasi konsentrasi yang benar atau jhana berguna untuk menjernihkan pikiran dari kabut kabut kebodohan. sehingga pikiran memiliki peluang untuk mencapai kejernihan dalam melihat segala sesuatu adalah tidak memiliki inti, tidak kekal dan saling bergantungan dan tentunya tidak memiliki makna. 

 

pengetahuan ini sangat penting untuk mencapai ketidak melekatan yang sesungguhnya. ketika ketidak melekatan dapat dilatih maka mental bebas dari rasa suka dan tidak suka dapat dilatih. 

 

hal yang paling penting adalah dalam perjalanan menuju berakhir nya sebab dan akibat , kita butuh keseimbangan batin. 

 

hidup walaupun tidak panjang , tetapi untuk mempertahankan mental tidak melekat , mental bebas dari rasa suka dan tidak suka adalah sebuah perjalanan yang panjang. 

 

dibutuhkan perhatian yang penuh setiap saat agar pikiran dapat berpikir dengan jernih dan pikiran dapat mengatasi godaan , pikiran dapat menerima konsekwensi Karma buruk , pikiran dapat tidak tergiur oleh buah Karma baik. 

 

jadi semua itu harus dilatih. ia tidak datang dengan sendiri nya. 

 

ketika ini dapat dicapai , maka berakhirlah tumimbal lahir mati . penderitaan pun berakhir bersama dengan berakhir nya Kesadaran . 

 

Karena Kesadaran muncul dari sebab dan kondisi. ia tidak kekal. tidak memiliki inti. 

 

 

.

 

 

 


  • msc likes this
Semua yang terjadi dan akan terjadi adalah berhubungan dengan KARMA. Apakah anda akan mencapai pencerahan agung sekarang atau di kelahiran yang akan datang ? Kejadian itu berhubungan dengan KARMA Baik anda. Maka mulailah dengan lHati Nurani agar semua pikiran dan tindakan anda menghasilkan KARMA baik. Jika KARMA baik anda telah memenuhi target , jalan akan terbuka. anda akan menemukan kebenaran apapun yang anda perlu sesuai dengan KARMA baik anda.. Hati Nurani.

#2 msc

msc

    no vice

  • Moderators
  • 400
  • 5,128 posts
  • 103 thanks

Posted 14 December 2016 - 08:46 AM

Jalan yang tidak dapat diajarkan. Karena tidak ada orang yang bisa menempuhnya dalam satu kelahiran. 

 

1. memahami inti permasalahan. 

 

bahwa tidak ada satu pun yang dapat berdiri sendiri. semua terbentuk dari rangkian sebab sebab dan kondisi yang tepat. 

 

katakanlah kesadaran. kesadaran itu tidak dapat berfungsi secara mandiri. dibutuhkan rangkaian sistem kerja dalam satu wadah yang dinamakan tubuh jasmani. 

 

memang kita memiliki tubuh energi. sehingga kesadaran bisa terus berfungsi . tetapi tubuh energi juga tidak lepas dari anicca. sehingga kesadaran adalah bukan hal yang mandiri dan kekal. 

 

memahami bahwa segala pemunculan akan  menyebabkan ketidak puasan. 

 

satu satu nya jalan adalah menghentikan pemunculan. maka penderitaan bisa berakhir tuntas.

 

memahami bahwa setiap pemunculan karena sebab dan kondisi yang dihasilkan oleh hukum KARMA. 

 

untuk memutuskan sebab dan kondisi . seseorang harus berhenti menciptakan sebab. 

 

masalahnya adalah jika kita bertindak , ada tindakan maka akan menghasilkan sebab . jika kita tidak bertindak , justru menghasilkan sebab lanjutan yang lebih buruk. 

 

ini sebuah lingkaran setan , maka disebut sebagai belenggu. seperti buah simalakama . dimakan bapak mati , tidak dimakan ibu mati. 

 

 

tetapi kita bisa mengakali dengan KARMA baik. di mana tindakan adalah untuk memperbaiki , atau untuk kebaikan. Tindakan ini menghasilkan KARMA baik. 

 

rantai KARMA baik lebih pendek. 

 

itu sebab nya , pencerahan memerlukan Paramita. 

 

jika KARMA buruk , kita bisa berhenti mengelak. di mana kita menerima konsekwensi sambil memperbaiki segala sesuatu yang tidak benar. 

 

KARMA buruk bisa dihentikan berkembang biak nya sehingga sisa hanya KARMA baik. 

 

bagaimana kita menghentikan KARMA baik  berkembang biak ? 

 

itulah guna nya mental ketidak melekatan. kita harus berlatih tidak melekat pada segala sesuatu.  

 

guna nya adalah ketika buah karma baik berbuah , kita tidak tergiur untuk menikmati. kita bisa menganggapnya hambar , tidak bermakna dan sia sia. kita tidak berminat terhadap buah KARMA baik yang menyenangkan ini. di sinilah guna nya mental bebas dari  rasa suka dan rasa tidak suka. 

 

 

tetapi untuk mencapai mental ketidak melekatan dan mental bebas dari  rasa suka dan rasa tidak suka. dibutuhkan pengetahuan batin yang jelas dan benar benar melihat kebenaran segala sesuatu , bahwa tidak ada satu pun yang kekal abadi , tidak ada satu pun yang terbebas dari hukum anicca. , di mana tidak ada satu pun yang bisa mendatangkan kebahagian yang abadi.  

 

pengetahuan ini tidak diperoleh melalui membaca dan mendengar , haruslah kita bisa melihat dengan jelas melalui mata batin. ini disebut dhamma mata. 

 

pengetahuan ini diperoleh melalui meditasi vipassana. 

 

meditasi konsentrasi yang benar atau jhana berguna untuk menjernihkan pikiran dari kabut kabut kebodohan. sehingga pikiran memiliki peluang untuk mencapai kejernihan dalam melihat segala sesuatu adalah tidak memiliki inti, tidak kekal dan saling bergantungan dan tentunya tidak memiliki makna. 

 

pengetahuan ini sangat penting untuk mencapai ketidak melekatan yang sesungguhnya. ketika ketidak melekatan dapat dilatih maka mental bebas dari rasa suka dan tidak suka dapat dilatih. 

 

hal yang paling penting adalah dalam perjalanan menuju berakhir nya sebab dan akibat , kita butuh keseimbangan batin. 

 

hidup walaupun tidak panjang , tetapi untuk mempertahankan mental tidak melekat , mental bebas dari rasa suka dan tidak suka adalah sebuah perjalanan yang panjang. 

 

dibutuhkan perhatian yang penuh setiap saat agar pikiran dapat berpikir dengan jernih dan pikiran dapat mengatasi godaan , pikiran dapat menerima konsekwensi Karma buruk , pikiran dapat tidak tergiur oleh buah Karma baik. 

 

jadi semua itu harus dilatih. ia tidak datang dengan sendiri nya. 

 

ketika ini dapat dicapai , maka berakhirlah tumimbal lahir mati . penderitaan pun berakhir bersama dengan berakhir nya Kesadaran . 

 

Karena Kesadaran muncul dari sebab dan kondisi. ia tidak kekal. tidak memiliki inti. 

 

 

.

Bukankah ini sebuah ajaran?



#3 arieosho

arieosho

    Fenomena WDC

  • Members
  • 289
  • 6,099 posts
  • 43 thanks

Posted 16 December 2016 - 03:41 PM

2. Tujuan hidup .

Jika diri sendiri adalah tidak kekal , kesadaran adalah tidak berdiri sendiri . Lalu apa yang tersisa dari semua pembebasan ini ?

Jika kita memaknai sesuatu yang ADA . Maka itu pasti sesuatu yang berbeda sama sekali dengan apa yang kita kenal , baik secara bentuk kesadaran , perasaan , pikiran , dan fisik bahkan energi.

Seorang bhante dari Thailand , maha boowa , mengatakan bahwa ketika dia mencapai Pencerahan , batin nya sudah tidak perlu dilatih. Ia senantiasa cemerlang , jernih dan sadar penuh.

Tetapi ada satu hal yang bhante Boowa lupa bahwa tidak ada satu pun yang permanen selama berada dalam kondisi saling bergantungan. Semua pencapaian tertinggi pun tidak bisa terlepas dari hukum anicca.

Adalah tidak mungkin bisa mempertahankan Pencerahan tanpa perlu dilatih secara terus menerus.

Tidak ada satu pun fenomena yang terbebas dari hukum anicca. Pencerahan adalah sebuah fenomena. Pencerahan adalah hasil dari mengolah batin secara menyeluruh sehingga kwalitas batin dapat mengatasi segala sesuatu yang bisa menyebabkan dukha. Kwalitas itu tidak akan pernah permanen. Karena kwalitas batin adalah bentukan , pemunculan dan merupakan fenomena batin. Ia tidak terlepas dari hukum anicca. Karena nya tidak ada pencerahan abadi. Yang ada adalah pemadaman kesadaran secara total. Selesai permainan ini. Quit.

Lalu kita kembali pada tujuan hidup. Apa tujuan hidup kita masing masing ?

Kita berbuat hal hal yang baik dan benar serta tepat. Kita mendapatkan imbalan KARMA baik. Tetapi imbalan ini adalah sebuah jebakan setelah jebakan dari buah KARMA buruk.

KARMA baik adalah belenggu lain dari jenis belenggu KARMA BURUK.

Karena nya , berbuat baik bukanlah sesuatu yang mulia. Berbuat baik adalah kewajiban , di mana kita perlu sisi lain dari sisi jahat . Kita buruh sisi lain dari sisi KARMA buruk. Sisi ini adalah sebuah terminal terakhir untuk melepaskan segala sesuatu. Karena kehidupan tidak mungkin tanpa perbuatan , pikiran dan perasaan . Karena nya untuk memblokir tindakan yang menghasilkan KARMA buruk , kita arahkan tindakan menuju Perbaikan .

Tahukah kita apa arti tindakan perbaikan ?
Sepanjang hidup kita harus terus menerus fokus di tindakan perbaikan . Tanpa melakukan apapun juga merupakan sebuah tindakan .

Kita makan , itu adalah tindakan. Arahkan tindakan memakan sesuatu adalah untuk perbaikan bukan menikmati . Kita minum , kita tidur , kita berjalan dan sebagai nya. Adalah untuk memperbaiki sesuatu. Sesuatu itu bisa diri sendiri , bisa orang lain , mahluk lain , bisa alam , bisa dunia dan sebagai nya.

Itu tujuan kita berbuat yang baik. Bukan karena kemuliaan atau karena sifat alami. Semua tindakan harus dikendalikan melalui kesadaran perhatian penuh , jernih dan terang. Karena nya , dari waktu ke waktu , akan muncul keseimbangan batin secara alami. Keseimbangan batin muncul dari tindakan yang memperbaiki dari waktu ke waktu untuk sekian lama nya terus nenerus , jadi keseimbangan batin bukan muncul dari latihan. Karena keseimbangan batin tidak pernah bisa dilatih.

.
Semua yang terjadi dan akan terjadi adalah berhubungan dengan KARMA. Apakah anda akan mencapai pencerahan agung sekarang atau di kelahiran yang akan datang ? Kejadian itu berhubungan dengan KARMA Baik anda. Maka mulailah dengan lHati Nurani agar semua pikiran dan tindakan anda menghasilkan KARMA baik. Jika KARMA baik anda telah memenuhi target , jalan akan terbuka. anda akan menemukan kebenaran apapun yang anda perlu sesuai dengan KARMA baik anda.. Hati Nurani.

#4 djoe

djoe

    Legenda WDC

  • Moderators
  • 229
  • 4,797 posts
  • 44 thanks

Posted 18 December 2016 - 08:24 PM

Jalan yang tidak dapat diajarkan. Karena tidak ada orang yang bisa menempuhnya dalam satu kelahiran. 
 
1. memahami inti permasalahan. 
 
bahwa tidak ada satu pun yang dapat berdiri sendiri. semua terbentuk dari rangkian sebab sebab dan kondisi yang tepat. 
 
katakanlah kesadaran. kesadaran itu tidak dapat berfungsi secara mandiri. dibutuhkan rangkaian sistem kerja dalam satu wadah yang dinamakan tubuh jasmani. 
 
memang kita memiliki tubuh energi. sehingga kesadaran bisa terus berfungsi . tetapi tubuh energi juga tidak lepas dari anicca. sehingga kesadaran adalah bukan hal yang mandiri dan kekal. 
 
memahami bahwa segala pemunculan akan  menyebabkan ketidak puasan. 
 
satu satu nya jalan adalah menghentikan pemunculan. maka penderitaan bisa berakhir tuntas.
 
memahami bahwa setiap pemunculan karena sebab dan kondisi yang dihasilkan oleh hukum KARMA. 
 
untuk memutuskan sebab dan kondisi . seseorang harus berhenti menciptakan sebab. 
 
masalahnya adalah jika kita bertindak , ada tindakan maka akan menghasilkan sebab . jika kita tidak bertindak , justru menghasilkan sebab lanjutan yang lebih buruk. 
 
ini sebuah lingkaran setan , maka disebut sebagai belenggu. seperti buah simalakama . dimakan bapak mati , tidak dimakan ibu mati. 
 
 
tetapi kita bisa mengakali dengan KARMA baik. di mana tindakan adalah untuk memperbaiki , atau untuk kebaikan. Tindakan ini menghasilkan KARMA baik. 
 
rantai KARMA baik lebih pendek. 
 
itu sebab nya , pencerahan memerlukan Paramita. 
 
jika KARMA buruk , kita bisa berhenti mengelak. di mana kita menerima konsekwensi sambil memperbaiki segala sesuatu yang tidak benar. 
 
KARMA buruk bisa dihentikan berkembang biak nya sehingga sisa hanya KARMA baik. 
 
bagaimana kita menghentikan KARMA baik  berkembang biak ? 
 
itulah guna nya mental ketidak melekatan. kita harus berlatih tidak melekat pada segala sesuatu.  
 
guna nya adalah ketika buah karma baik berbuah , kita tidak tergiur untuk menikmati. kita bisa menganggapnya hambar , tidak bermakna dan sia sia. kita tidak berminat terhadap buah KARMA baik yang menyenangkan ini. di sinilah guna nya mental bebas dari  rasa suka dan rasa tidak suka. 
 
 
tetapi untuk mencapai mental ketidak melekatan dan mental bebas dari  rasa suka dan rasa tidak suka. dibutuhkan pengetahuan batin yang jelas dan benar benar melihat kebenaran segala sesuatu , bahwa tidak ada satu pun yang kekal abadi , tidak ada satu pun yang terbebas dari hukum anicca. , di mana tidak ada satu pun yang bisa mendatangkan kebahagian yang abadi.  
 
pengetahuan ini tidak diperoleh melalui membaca dan mendengar , haruslah kita bisa melihat dengan jelas melalui mata batin. ini disebut dhamma mata. 
 
pengetahuan ini diperoleh melalui meditasi vipassana. 
 
meditasi konsentrasi yang benar atau jhana berguna untuk menjernihkan pikiran dari kabut kabut kebodohan. sehingga pikiran memiliki peluang untuk mencapai kejernihan dalam melihat segala sesuatu adalah tidak memiliki inti, tidak kekal dan saling bergantungan dan tentunya tidak memiliki makna. 
 
pengetahuan ini sangat penting untuk mencapai ketidak melekatan yang sesungguhnya. ketika ketidak melekatan dapat dilatih maka mental bebas dari rasa suka dan tidak suka dapat dilatih. 
 
hal yang paling penting adalah dalam perjalanan menuju berakhir nya sebab dan akibat , kita butuh keseimbangan batin. 
 
hidup walaupun tidak panjang , tetapi untuk mempertahankan mental tidak melekat , mental bebas dari rasa suka dan tidak suka adalah sebuah perjalanan yang panjang. 
 
dibutuhkan perhatian yang penuh setiap saat agar pikiran dapat berpikir dengan jernih dan pikiran dapat mengatasi godaan , pikiran dapat menerima konsekwensi Karma buruk , pikiran dapat tidak tergiur oleh buah Karma baik. 
 
jadi semua itu harus dilatih. ia tidak datang dengan sendiri nya. 
 
ketika ini dapat dicapai , maka berakhirlah tumimbal lahir mati . penderitaan pun berakhir bersama dengan berakhir nya Kesadaran . 
 
Karena Kesadaran muncul dari sebab dan kondisi. ia tidak kekal. tidak memiliki inti. 
 
 
.


Lulus naik kelas 1 sd dr tk.

By refutation of the false, not by acquiring the truth, is the revelation of the TRUTH





0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close