Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

Dicengkeram Pandangan-pandangan


  • Please log in to reply
No replies to this topic

#1 kantaviriya

kantaviriya

    Legenda WDC

  • Members
  • 6
  • 3,435 posts
  • 0 thanks

Posted 06 February 2010 - 12:55 PM

Dicengkeram Pandangan-pandangan


Demikian telah dikatakan oleh Sang Buddha ...

"Wahai para bhikkhu, karena dicengkeram oleh dua macam pandangan, beberapa dewa dan manusia menarik diri sehingga tak bisa sampai, sedangkan beberapa malahan menggapai terlalu jauh. Hanya yang memiliki kebijaksanaanlah yang dapat melihat."

"Dan sekarang, wahai para bhikkhu, bagaimanakah beberapa tak bisa sampai? Dewa dan manusia senang akan dumadi, [36] bergembira dalam dumadi, puas dengan dumadi. Ketika Dhamma diajarkan kepada mereka untuk menghentikan dumadi, pikiran mereka tidak masuk ke dalamnya, atau memperoleh keyakinan di dalamnya, atau menetap di sana, atau menjadi mantap di sana. Demikianlah, wahai para bhikkhu, beberapa di antara mereka menarik diri." [37]

"Bagaimanakah beberapa malahan menggapai terlalu jauh? Ada beberapa di antara mereka yang gusar, malu dan muak dengan dumadi yang sama ini, dan mereka bersukacita dalam (ide) tidak terlahirkan, dengan meyakini: 'Saudara, setelah tubuh hancur pada saat kematian, diri ini binasa dan rusak dan tidak lagi ada setelah kematian - itu benar-benar damai, itu bagus sekali, itu realitas!' Demikianlah, wahai para bhikkhu, beberapa orang menggapai terlalu jauh." [38]

"Wahai para bhikkhu, bagaimana mereka yang memiliki kebijaksanaan dapat melihat? Di sini seorang bhikkhu melihat apa yang telah ada sebagai yang telah ada. Setelah melihat hal itu demikian, dia berlatih untuk membelok dari sana, untuk tidak bernafsu, untuk menghentikan apa yang sudah ada. Demikianlah wahai para bhikkhu, mereka yang memiliki kebijaksanaan melihat." [39]


Setelah melihat apa yang telah ada
Sebagai yang telah ada,
Dan melampaui apa yang telah ada,
Mereka terbebas sesuai dengan kebenaran
Dengan memadamkan nafsu keinginan untuk dumadi.
Ketika seorang bhikkhu telah sepenuhnya memahami,
Bahwa yang telah ada memang demikian adanya,
Dia terbebas dari nafsu keinginan untuk menjadi ini atau itu,
Dengan padamnya apa yang telah ada
Dia tidak lagi sampai ke pembaharuan dumadi.


Inilah juga arti dari apa yang dikatakan oleh Sang Buddha, demikian yang telah saya dengar.
:pray:
berkat bimbingan guru saya sampai disini, terima kasih guru atas kasih sayangnya,
pada Sammasambuddha dan Bodhisattva Mahasattva




0 user(s) are reading this topic

0 members, 0 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close