Jump to content


Welcome to Wihara.com


Sign In 

Create Account
Selamat datang di Wihara.com :D , Ayo Ikutan Bergabung jadi kamu bisa mendapatkan manfaat dari sini :
Manfaat2 nya di antara lain

- Nanya2 & Sharing Pengalaman Buddhist Kamu
- Meningkatkan Kebijaksanaan Kamu
- Belajar Ngendalikan Emosi
- Menjadi Orang yg Lebih Baik
- Lebih Bahagia Dalam Hidup
- Kenalan Antar Anak Buddhist di Kota Kamu
- Gathering di Kota Masing2

Yuk Bergabung Dengan Kita :D
 

Photo
- - - - -

Law-of-Attraction (Hukum Tarik Menarik Energi/Vibrasi) (was: menghayal)


  • Please log in to reply
233 replies to this topic

#1 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 04 January 2014 - 03:57 PM

Wkwkwkwkwkwk...masalah benar tidaknya , saya abstain dulu .
membahas masalah kekuatan pikiran / kekuatan mimpi /law of attraction memang menarik......
karena terkadang beberapa latihan dari metode law of attraction memang semacam self hypnosa atau hypnotis diri sendiri untuk mencapai suatu perilaku atau kondisi yang diinginkan.
Seep ...... nampaknya senior Gerald mempunyai ketertarikan dengan bidang ini ,mohon share pengetahuan dan sumbangan ilmunya wkwkwkwkwk......

ok, saya mulai dulu ....
tapi khususnya kita abaikan dulu seluruh ajaran Buddha agar tidak campur aduk , bagi saya sih ada manfaatnya kok....karena ini termasuk ilmu psikologi..
1. LAW OF ATTRACTION
2. MEDITASI dengan object ANGKASA LUAR.
dulu saya pernah putus asa di pekerjaan saya , banyak utang , dan tidak ada pemasukan. pertanyaan saya cuma satu :" bayar utang pake apa?" hehehe.......
saya putus asa , setiap malam saya menghibur diri sendiri dengan melihat cermin satu tangan memegang jidat kepala dan satu tangan menyentuh dada...sambil berkata dalam batin ," Janganlah putus asa ! sinar matahari muncul dari kegelapan yang pekat , tiada malam yang abadi , tiada masalah yang abadi , tiada kegelapan yang abadi......"
saya ulang ulang dalam batin sehingga menciptakan selfhypnosa yang kuat.

lalu saya duduk tenang dan meditasi 10 menit dan kemudian tidur dengan posisi santai , tarik napas keluar masuk mendlam ,tenang, santai, rileks....
saya mulai membayangkan tubuh ini berada di ruang kosong melompong....
saya melayang di angkasa luar tiada batasnya , langit yang tak terbatas......
saya konsentrasikan pengamatan pada alam semesta yang tidak ada ujungnya....
dan diakhir meditasi , saya berkata dalam batin:
" alam semesta yang tiada batas.......
The Dark energy and dark matter yang menyelimuti semesta alam.....
Segala perkara adalah satu kesatuan alam semesta.......
Penuhilah pikiranku dengan pengetahuan yang maha tinggi.....
langit tak terbatas......
dan perkaraku sangat kecil dibandingkan langit.........
aku percaya , aku mampu mendapatkan solusi bayar utang...."

hehehehohohoho :biggrin2: mungkin anda tertawa terbahak bahak mendengar cara meditasi saya , apalagi kalimat terakhir........bayar utang hahahahahaha x 1juta kali
maka itu saya paling suka mengamati astronomi paling suka dengan science yang membahas universe, karena saya melakukan meditasi angkasa luar ini sudah lbertahun tahun dan gak bosan bosan


Bahan-bahan kuliah/materi ttg Law-of-Attraction (LOA) yg terbaik adalah hasil channeling dari multi-consciousness Spirit bernama ABRAHAM yang dichannelkan melalui ESTHER HICKS. Banyak kuliah/lokakarya rekamannya, bisa didownload gratis dari YouTube, dengan mencarinya dengan memasukkan kata kunci: "Abraham Hicks" maka akan muncul deretan video gratis kuliah/lokakarya dari ABRAHAM dengan berbagai topik (reinkarnasi, teman hidup, pekerjaan, manifestasi instan, dll). Bila Mas Golden berniat fokus pada materi dengan manifestasi kekayaan/uang, bisa memasukkan kata kunci: "Abraham Hicks money" di YouTube.

Dulu Charles Haanel adalah seorang bell-boy (penjaga pintu) di sebuah hotel, lalu ia join dengan perkumpulan Freemasonry, dan mempraktekkan prinsip2 Freemasonry, akhirnya ia berhasil menjadi konglomerat. Salah satu anggota Freemasonry kalau saya tidak salah ingat, adalah salah satu Presiden USA di masa lalu, George Washington. Prinsip2 dan resep2 mencapai kesuksesannya, Haanel tuangkan dalam bukunya "The Master Key System" (1912) yang sekarang bisa didownload gratis dari internet. Buku ini diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dan diberi pengantar oleh Andri Wongso (Motivator terkenal Indonesia). Buku ini adalah salah satu buku yang dibaca Rhonda Byrne (pencipta "The Secret") waktu ia mulai berkenalan dengan seni visualisasi dan LOA (buku lainnya yg dipelajari Rhonda Byrne, adalah "The Science of Getting Rich" karya Wallace Wattles 1910, sudah diterjemahkan juga oleh TB Gramedia, English-nya tersedia gratis di web official "The Secret".)

Lalu Napoleon Hill membaca buku "The Master Key System" tersebut, dan membaca buku2 lainnya dan berguru pada orang2 lainnya (salah satunya Carnegie konglomerat baja di USA), lalu Hill dari nol (wartawan pas pasan) berhasil menjadi kaya raya, lalu menuliskan resep2 sukses nya kedalam buku "Think and Grow Rich" (TAGR) 1937. Buku TAGR ini banyak mengubah hidup orang2 dari nol menjadi kaya raya, terutama di USA. Ada terjemahannya (Indonesian) di internet (bisa download gratis) dan dijual TB Gramedia, dan English-nya bisa didownload gratis di Internet.

TAGR (dan buku "Awaken The Giant Within" karya Anthony Robbin) dibaca oleh Merry Riana yang menyebabkan Merry pada umur 26 tahun berhasil mencapai kekayaan 1 juta dollar (tadinya mahasiswi pas-pasan.) Merry Riana adalah seorang motivator wanita Indonesia, bukunya "Mimpi Sejuta Dollar" 2011.

Jerry Hicks berkenalan dengan buku TAGR, dan dari tadinya berprofesi sebagai pemain sirkus yang pas-pasan, akhirnya berkat menerapkan prinsip2 dalam TAGR, berhasil mendirikan perusahaan dan bisnis multi-nasional. Jerry terus belajar dan mencari kunci2 dan rahasia yang melanjutkan TAGR, sampai akhirnya mencapai platform yang lebih baru, yaitu channeling dari multi-kesadaran mahluk Spirit yang bernama Abraham, melalui isterinya Esther Hicks. Bila buku2 Haanel, Hill, Joseph Murphy, Anthony Robbins, Wattles, dll adalah bagaikan platform komputer generasi WordStar dan Lotus123, maka materi2 Abraham adalah bagaikan platform Macintosh abad 21 (Notebook Apple Leopard X). Ajaran2 Abraham merupakan Mahkota-nya LOA. Buku inti Abraham adalah "Ask and It is Given" 2004.

Bila Mas Golden bisa memahami buku2 dan video2 gratis Abraham (platform terbaru), maka ketika membaca buku2 platform yang lebih lama (Haanel, Hill, Joseph Murphy, Anthony Robbins, Wattles, dll.) Mas Golden bisa mengagumi usaha2 tokoh2 platform lama yang lumayan gigih, lumayan presisi, namun juga terlihat dimana letak bias dan letak tempat2 yang tidak bisa dicapai oleh buku2 platform lama. Namun kalau kita mau belajar secara cerdik, agar tidak membuang waktu, pahamilah dulu platform terbaru-nya (materi2 Abraham Hicks melalui video2 YouTube-nya yg gratis, dan kalo bisa buku2 atau quotation gratis dari web-nya), lalu sesudah itu kalau mempunyai waktu barulah mempelajari buku2 platform lama (Haanel, Hill, Joseph Murphy, Anthony Robbins, Wattles, dll.).

Abraham melalui Esther Hicks pernah diundang Rhonda Byrne masuk kedalam bagian film DVD "The Secret" versi awal. Namun kemudian terjadi pecah kongsi. Ajaran terbaik tentang LOA adalah dari Abraham, bukan "The Secret". dan "The Secret" sebagian besar dan secara mendasar, mengambil materi dan filosofi dari buku2 Abraham. Pembicara2 kelas dunia yang mengisi film "The Secret" mulanya adalah para student dari Lokakarya Abraham, kemudian mereka mendirikan perusahaan sendiri. Namun materi terbaik ttg LOA masih Abraham.

website Abraham:
www.abraham-hicks.com
dalam website ini tersedia audio-MP3 kuliah dan kesaksian Esther ketika bertemu (men-channel-kan) Abraham. Gratis dan bisa didownload

#2 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 46 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 04 January 2014 - 05:12 PM

double post

#3 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 46 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 04 January 2014 - 05:18 PM

Mas Gerald ,
saya pribadi beranggapan "law of attraction" tidak akan bekerja , selama kita tidak menyadari bahwa kejadian kondisi kita adalah manifestasi dari :
""Sesuai dengan benih yang di tabur,
begitulah buah yang akan dipetiknya.
Pembuat kebajikan akan mendapatkan kebaikan,
pembuat kejahatan akan memetik kejahatan pula.
Taburlah biji-biji benih
dan engkau pulalah yang akan merasakan buah dari padanya".
( Samuddaka Sutta; Samyutta Nikaya 11.10 {S 1.227} )


law of attraction bisa bekerja pada beberapa orang , karena orang tersebut memiliki "buah kamma masa lalu" yang mendukung , jika tidak.....? masih ada kesempatan dari freewill kita untuk memperbaiki segala bentuk kondisi hidup kita.
“Aku katakan, Kehendak adalah Kamma,
karena didahului oleh kehendak,
seseorang lalu bertindak dengan jasmani, ucapan dan pikiran “.
(Anguttara Nikaya III : 415)



parita Brhamaviharaparanam, yaitu:
……………Aku adalah pemilik karmaku sendiri, pewaris karmaku sendiri, terlahir dari karmaku sendiri, behubungan dari karmaku sendiri, terlindungi oleh karmaku sendiri, apapun karma yang kuperbuat, baik atau buruk itulah yang akan ku warisi.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Law of Attraction dalam forum ini atau thread ini tentunya juga hanya akan berfungsi secara psikologis saja,
mengenai itu bisa menjadikan kenyataan ......saya tidak yakin , kenapa ?
law of attraction tidak bisa membuat semua orang kaya.....
salah satu buktinya : peserta seminar Tung Desem Waringin ,Bong Chandra,Mario Teguh...ada ribuan manusia,
namun dalam kenyataannya...berapa yang berhasil ????
saya tidak pernah ikut sama sekali semua seminar ini, disebabkan karena saya lebih percaya sama diri sendiri...hehehehe
tapi dibalik perilaku para motivator terkenal Indonesia , saya coba browsing ingin tahu berapa persen jumlah keberhasilannya....dan seorang teman saya (maaf saya bukan menceritakan kesusahan orang lain karena saya ini juga pernah susah)...tapi kita harus realistis (meminjam istilah senior Djoe :secara konvensional)
teman saya hidupnya tidak berubah.....padahal dia serius mengikuti seminar Tung Desem , Bong Chandra,Mario Tegu, dan terakhir yang dari Singapura itu...maaf saya gak tahu namanya...hehehehe maklum saya gak pernah ikut seminarnya motivator...saya lebih enjoy autodidak.
seperti yang mas Gerald postingkan ini...saya pasti pelajari....terima kasih sebelumnya.

#4 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 05 January 2014 - 09:17 AM

Mas Gerald ,
saya pribadi beranggapan "law of attraction" tidak akan bekerja , selama kita tidak menyadari bahwa kejadian kondisi kita adalah manifestasi dari :
""Sesuai dengan benih yang di tabur,
begitulah buah yang akan dipetiknya.
Pembuat kebajikan akan mendapatkan kebaikan,
pembuat kejahatan akan memetik kejahatan pula.
Taburlah biji-biji benih
dan engkau pulalah yang akan merasakan buah dari padanya".
( Samuddaka Sutta; Samyutta Nikaya 11.10 {S 1.227} )


kita diskusi biasa saja ya. Ga ada yg hard-feeling (nothing serious going on here :-) ). Cuma tukar-tukar pikiran, barangkali bisa memperluas wawasan. Postingan saya diatas, itu baru ttg sejarah/timeline orang-orang yg mempelajari LOA (Law-of-Attraction) dan setelah mereka sukses, mereka berniat membagikan resep sukses mereka dalam bentuk buku. Dari yg pertama (Charles Haanel) setelah belajar LOA dari Freemasonry, lalu berhasil, lalu meng-inspirasikan Napoleon Hill. Lalu Napoleon Hill mengali LOA lebih dalam lagi, lalu berhasil, lalu membuat buku lagi. Lalu buku Napoleon Hill menginspirasikan Jerry Hicks, lalu Jerry menggali LOA lebih dalam lagi, dan berhasil, lalu membuat buku lagi. Artinya semakin lama, platform teori LOA yg diceritakan di buku2, semakin lama semakin canggih, semakin jelas jernih, dan semakin mantap.

Namun postingan saya di awal thread ini, belum cerita LOA itu isinya apa sih? Hukum Tarik Menarik Energy/Vibrasi (LOA) itu bunyi-nya apa sih?

Sejauh yang saya baca dari buku2 tsb, dari mendengarkan video2 YouTube Abraham, saya merasa memahami sedikit ttg LOA (belum jadi pakar-nya dong :-) ). LOA berbunyi: semua hal di alam semesta ini berbentuk energi dan semuanya mempunyai getaran/vibrasi/frekwensi energi (chi/prana). Energy ini tarik menarik dengan energy sejenis. Karena semua hal di jagad raya ini mempunyai getaran/vibrasi energy, maka tidak ada yang luput dari hukum LOA ini.

LOA selalu bekerja pada semua hal di jagad raya ini. Hanya saja pada manusia, ada manusia yang secara sadar memanfaatkan hukum LOA untuk memecahkan masalah2 hidupnya. Namun ada juga manusia yang "sekedar menggelinding" / "modus autopilot" tidak secara sadar namun menjadi korban dari hukum2 jagad raya, walaupun sebetulnya ia punya pilihan untuk secara sadar memanfaatkan hukum2 jagad raya untuk menciptakan solusi bagi masalah2 hidupnya. Alasan mengapa ada golongan manusia yang tidak secara sadar memanfaatkan hukum2 tsb, salah satunya adalah ia tidak mengetahuinya secara sadar.

Lalu bagaimana dengan Samyutta Nikaya 11.10 ?
"Sesuai dengan benih yang di tabur,
begitulah buah yang akan dipetiknya.
Berikut tanggapan amatiran saya: Nikaya itu benar dan tidak mengcounter LOA. Malah menegaskan LOA. Pemahaman amatiran saya: memang benar seseorang akan menuai sesuai benih yang ia tabur. Jadi kalau seseorang itu sedang miskin, kalau ia sadar mau menjadi kaya (kecuali ia secara sadar menolak kekayaan, misalnya gara-gara ayat Alkitab yang mengatakan bahwa uang adalah akar kejahatan, sehingga ia menolak jadi kaya, atau mau jadi biarawati seperti Mother Theresa, atau dll.) maka ia harus menabur benih kekayaan.

Lantas bagaimana kalau ia tidak punya apa-apa untuk menabur benih kekayaan? Disinilah LOA menjawab: taburlah... lakukanlah... visualisasikanlah... bayangkanlah... gunakan MIND/otakmu untuk membayangkan... bahwa kamu sudah memiliki kekayaan/karier/wisuda/hasil akhir yang kamu dambakan tersebut... lakukanlah dengan persisten diulang-ulang setiap hari... selanjutnya jalan untuk mencapainya, akan terbuka/muncul sendiri.

Mengapa hasil akhir? Sebetulnya sesederhana GPS (Global Positioning System): karena begitu ON sudah mendeteksi posisi awal dimana kita berada, selanjutnya tinggal masukkan POSISI AKHIR yang ingin kita tuju. Begitu juga dengan LOA: masukkan posisi akhir dengan cara membayangkan hasil akhir yang kita inginkan, sudah terjadi. Ini cara memasukkan hasil akhir yang ingin dicapai, kepada otak. Selanjutnya otak sebagai bio-super-computer, akan mencari, memproses (terutama pada saat tidur, saat otak bawah sadar bekerja. Maka harus cukup tidur, maksudnya cukup memberi waktu otak bawah sadar untuk bekerja memproses informasi),... kemudian bawah sadar akan melaporkan pada kesadaran terjaga, mengenai jalan/sarana untuk mewujudkan impian tersebut.


law of attraction bisa bekerja pada beberapa orang , karena orang tersebut memiliki "buah kamma masa lalu" yang mendukung , jika tidak.....?

LOA sebetulnya bekerja pada semua hal di jagad raya ini. Hanya saja ada orang yang menggunakannya secara sadar untuk memecahkan problem2 hidupnya. Lalu ada juga golongan orang yang "menggelinding begitu saja" tidak sadar menjadi proses2 hukum jagad raya ini.

Misalnya "hukum karma" dalam Buddhism. Setelah kita mengetahui "hukum karma" maka kita dapat secara sadar menggunakan azas-azas hukum tersebut, untuk menciptakan solusi bagi masalah2 hidup. Sementara orang-orang yang belum mengetahuinya, mereka akan hidup menggelinding begitu saja, seperti gabus yang diayun-ayun ombak di samudra, tidak tahu bagaimana caranya keluar dari kesulitan2.

Kalau tidak punya "kamma masa lalu" lantas gimana? Lho...toh.. saat ini juga, ketika kamu membaca teks ini, kamu punya kesempatan untuk menabur kamma baik... misalnya saat ini juga, kamu berdoa pada Buddha/Jesus untuk dibimbing, misalnya.


Law of Attraction dalam forum ini atau thread ini tentunya juga hanya akan berfungsi secara psikologis saja,
mengenai itu bisa menjadikan kenyataan ......saya tidak yakin , kenapa ?
law of attraction tidak bisa membuat semua orang kaya.....
salah satu buktinya : peserta seminar Tung Desem Waringin ,Bong Chandra,Mario Teguh...ada ribuan manusia,
namun dalam kenyataannya...berapa yang berhasil ????
saya tidak pernah ikut sama sekali semua seminar ini, disebabkan karena saya lebih percaya sama diri sendiri...hehehehe
tapi dibalik perilaku para motivator terkenal Indonesia , saya coba browsing ingin tahu berapa persen jumlah keberhasilannya....dan seorang teman saya (maaf saya bukan menceritakan kesusahan orang lain karena saya ini juga pernah susah)...tapi kita harus realistis (meminjam istilah senior Djoe :secara konvensional)
teman saya hidupnya tidak berubah.....padahal dia serius mengikuti seminar Tung Desem , Bong Chandra,Mario Tegu, dan terakhir yang dari Singapura itu...maaf saya gak tahu namanya...hehehehe maklum saya gak pernah ikut seminarnya motivator...saya lebih enjoy autodidak.
seperti yang mas Gerald postingkan ini...saya pasti pelajari....terima kasih sebelumnya.


kalau menurut analisa amatiran saya, pembicara motivator Indonesia, adalah TURUNAN dari motivator2 bule. Dan yang nama-nya TURUNAN, kebenarannya dan ke-akurasi-annya sudah turun sekian persen. Jadi kalau memang mau belajar dari mereka, carilah SUMBER UTAMA-nya, yang masih murni yang belum bias. Dan kalu harga seminar-nya mahal, beli buku-nya dulu. Karena seorang Motivator yang memang punya tekad prioritasnya mencerahkan dunia (bukan mencari uang sebanyak-banyaknya/menipu), dia tidak akan segan2 membuat buku yang menceritkan semua prinsip2 yang ia kotbahkan.

Cuma kalo gitu, buku2 SUMBER UTAMA nya judulnya apa saja? Untuk maksud itulah, di awal thread ini, saya postingkan SEJARAH orang2 yang menggunakan LOA, maksudnya agar memudahkan pemirsa melacak Sumber, dan mana yang Turunan dan mana yang PLATFORM UTAMA (Abraham), menstudi benang merah-nya.

Namaste.

#5 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 05 January 2014 - 11:01 AM

TIPS MENDAPATKAN KEMAKMURAN DALAM HIDUP

Hukum Tarik Menarik (Law of Attraction / LOA) berbunyi: energy sejenis akan tarik menarik dengan energy sejenis, bagaikan magnet.

Maka bila anda biasa merasa murung, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy kemurungan, sehingga kemurungannya makin lama makin banyak. Makin lama makin murung.

Bila anda mampu sejenak menjadi happy, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy happiness, sehingga makin lama, happy-nya semakin banyak.

Bila anda mempunyai hutang, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy hutang, sehingga makin lama makin lama, hutang-nya cenderung semakin banyak.

Bila anda rajin menabung, dan di dompet anda menaruh sejumlah “tabungan dompet” (tabungan dompet ini sebaiknya tidak terlalu besar, namun uang yg disimpan di dompet sejumlah wajar saja, untuk menghindari ludes bila ditodong di jalan), berbagi & bersyukur, sehingga anda merasa “mempunyai uang” dan merasakan keberlimpahan dalam hidup, maka seperti magnet, anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu tarik menarik dengan energy “keberlimpahan”, sehingga makin lama keberlimpahan yang hadir dalam hidup anda semakin banyak.

#6 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 05 January 2014 - 11:36 AM

salah satu buktinya : peserta seminar Tung Desem Waringin ,Bong Chandra,Mario Teguh...ada ribuan manusia,
namun dalam kenyataannya...berapa yang berhasil ????
saya tidak pernah ikut sama sekali semua seminar ini, disebabkan karena saya lebih percaya sama diri sendiri...hehehehe
tapi dibalik perilaku para motivator terkenal Indonesia , saya coba browsing ingin tahu berapa persen jumlah keberhasilannya....dan seorang teman saya (maaf saya bukan menceritakan kesusahan orang lain karena saya ini juga pernah susah)...tapi kita harus realistis (meminjam istilah senior Djoe :secara konvensional)
teman saya hidupnya tidak berubah.....padahal dia serius mengikuti seminar Tung Desem , Bong Chandra,Mario Tegu, dan terakhir yang dari Singapura itu...maaf saya gak tahu namanya...hehehehe maklum saya gak pernah ikut seminarnya motivator...saya lebih enjoy autodidak.
seperti yang mas Gerald postingkan ini...saya pasti pelajari....terima kasih sebelumnya.


Napoleon Hill pengarang buku yang sangat fenomenal “Think and Grow Rich” (TAGR), di awal kariernya mengarang “12 Aturan Emas Napoleon Hill” yang juga diterjemahkan TB Gramedia, kadang tinggal 1-2 buku saja di rak TB Gramedia. Di Buku “12 Aturan Emas Napoleon Hill” tersebut, pada halaman 85-88, sbb:


Prinsip-prinsip ilmiah yang dijabarkan dalam pelajaran ini telah membawa kesuksesan dan kebahagiaan pada jutaan orang. Risalah bertajuk “Cara Membangun Kepercayaan Diri” ini ditulis lebih dari tujuh tahun lalu sebagai bagian dari metode umum psikologi terapan.

Kemudian risalah ini diterbitkan dalam bentuk brosur, dan telah didistribusikan sebanyak lebih dari 300 ribu lembar. Sebuah perusahaan besar bahkan menyebarkan salinan untuk setiap karyawannya yang berjumlah beberapa ribu orang.
Pelajaran yang akan Anda baca ini punya sejarah menarik. Saya memiliki bukti di lebih dari seratus kasus pria dan wanita yang sukses menemukan tujuan kehidupan yang baik dengan bantuan apa yang akan Anda baca sekarang.
“Kepribadian menarik adalah sesuatu yang selalu ditemukan dekat jantung yang senantiasa berdegup oleh kebaikan dan simpati terhadap perjuangan kemanusiaan.”

Contoh yang paling menonjol tentang perubahan kilat dari kegagalan menjadi kesuksesan, lewat bantuan artikel ini, terjadi sekitar empat tahun lalu, semasa perang. Suatu ketika seorang gelandangan datang ke kantor saya. Saat saya melihatnya, ia tengah berdiri di ambang pintu dengan tatapan seolah memohon maaf atas keberadaannya di dunia.

Saya baru hendak memberikan uang receh ketika ia bertindak mengejutkan menarik selembar brosur bersampul cokelat dari sakunya. Kiranya sebuah salinan brosur bertajuk “Cara Membangun Kepercayaan Diri.” Ia berkata, “Pasti tangan takdir yang menyelipkan brosur kecil ini ke saku saya sore kemarin. Saya sedang dalam perjalanan akan memancing di Danau Michigan ketika seseorang memberikan buku ini. Saya baca. Saya jadi tercenung dan berpikir, dan sekarang dengan puas saya mengatakan bahwa --- jika Anda berkenan, saya siap berdiri di atas kaki sendiri lagi.”

Saya tatap lagi gelandangan itu. Ia adalah orang terjelek dari semua manusia yang pernah saya lihat. Jenggotnya sudah dua minggu tak dicukur, pakaiannya compang-camping, tidak berkerah, tumit sepatunya berlubang, tapi ia datang kepada saya memohon bantuan yang tidak bisa saya tolak. Saya persilakan ia masuk dan duduk. Sejujurnya, saya sama sekali tak tahu apa yang bisa saya lakukan untuknya, tapi tak sampai hati menyampaikan demikian.

Saya minta ia menceritakan kisahnya. Apa yang membuatnya jadi seperti ini. Ia menurut. Secara ringkas dikisahkan: Sebelum perang, ia adalah seorang pengusaha pabrik yang sukses di Negara Bagian Michigan. Perang membuat pabriknya bangkrut, menghabiskan tabungan serta bisnisnya, dan mengyhancurkan semangat. Kepercayaan dirinya musnah sampai akhirnya ia meninggalkan istri dan anak-anak, memutuskan menjadi gelandangan.

Setelah saya menyimak kisahnya, muncul rencana untuk menolong. Saya berkata, “Saya sangat tertarik mendengar cerita Anda dan berharap bisa membantu, tapi sungguh, tak ada apa pun yang bisa saya lakukan.”

Beberapa detik saya menatapnya. Wajah si gelandangan memucat seperti mau pingsan. Lalu, saya berkata, “Tapi ada seseorang di gedung ini yang ingin saya perkenalkan. Orang inilah yang mampu menolong Anda dalam waktu kurang dari enam bulan, jika Anda serius. “ Si gelandangan nanar menjawab, “Demi Tuhan, bawalah saya menghadapnya.” Saya bawa ia ke ruang laboratorium, menyuruhnya berdiri di depan sebuah benda seukuran pintu bersaput tirai. Saya singkapkan tirai itu. Jadilah si gelandangan bertemu dengan orang yang saya janjikan, melihat tepat-tepat sosoknya, dalam pantulan sebuah cermin besar.

Saya mengacungkan telunjuk ke cermin, berkata, “Dialah satu-satunya orang di dunia ini yang mampu menolong Anda, Pak. Kalau sekarang Anda tak mau duduk dan mengenali kembali kekuatan karakter yang terkandung di dalamnya, baiknya kembali saja memancing di Danau Michigan, karena Anda tak akan berguna bagi diri sendiri maupun orang lain.”

Si gelandangan melangkah mendekati cermin , mengusap wajah kumalnya yang berewokan, lalu mundur selangkah. Air mata membasahi pipinya.

Saya bawa ia ke lift dan mengantarnya pergi. Tak berharap bakal melihatnya lagi.

Kira-kira empat hari kemudian, saya bertemu dia di jalanan kota Chicago. Sosoknya berubah total. Ia melangkah berbegas dengan dagu terangkat bersudut 45 derajat. Dari kepala sampai kaki rapi terbungkus pakaian baru, tampak dan berjalan seperti orang sukses . Ia melihat saya, datang menghampiri, dan menjabat tangan saya.

Ia berkata, “Mr. Hill, Anda telah mengubah seluruh kehidupan saya. Anda telah menyelamatkan saya dari diri sendiri dengan memperkenalkan saya pada diri sendiri --- pada diri saya yang sejati --- sosok yang tidak saya kenal sebelumnya. Suatu hari kelak saya akan datang menemui Anda lagi. Saat itu saya kan menjadi orang sukses. Saya akan memberi cek. Nama Anda tertera di bagian atas dan nama saya di bagian bawah. Jumlahnya akan saya biarkan kosong agar bisa Anda isi sesukanya. Ini karena Anda telah membuat titik balik terbesar dalam kehidupan saya.”

Ia berbalik dan menghilang di keramaian jalanan kota Chicago. Sambil menatap kepergiannya, saya bertanya-tanya pakah dapat bertemu dia lagi kelak. Penasaran apakah ia sungguh-sungguh bisa sukses. Lama saya tercenung. Rasanya hampir seperti membaca dongeng Seribu Satu Malam.

Sampai di sini berakhirlah uraian pengantar saya, sekaligus menyampaikan bahwa orang itu memang bertemu saya lagi. Dan ia berhasil. Kalau saya sebut namanya di kolom ini, Anda pasti segera mengenalinya karena kesuksesan yang diraihnya begitu fenomental. Ia berhasil menjadi kepala sebuah bisnis yang terkenal di seluruh Amerika.

Saya berusaha membujuknya menceritakan kisah suksesnya dalam kolom ini agar dapat diteladani banyak orang. Saya harap berhasil, karena ada jutaan orang di dunia ini yang kehilangan kepercayaan diri, persis seperti gelandangan itu. Kisahnya tentu dapat menjadi pencerahan bagi mereka.(dst...dst...dst)

==============================================

Q. I’ve been reading so many books about the Buddha and wondering why they say that the Buddha said there is no such thing as God?

A. Buddha never said there was no such thing as God. What the Buddha said was, What could you know about God? What do you know about yourself? Do you know anything about yourself? No? So how could you know anything about God? Leave God aside, for the time being, and find out who you are. That’s what the Buddha said. It is a very different thing from saying there is no such thing as God.

http://www.share-int...010/2010-09.htm
================================================

"Who we really are" (YouTube video by Abraham Hicks)
Abraham Hicks. Who we really are! (full version) - YouTube

"You are unlimited being who believe that you are limited" (YouTube video by Abraham Hicks)
Abraham Hicks ~ You are unlimited beings who believe that you are limited - YouTube
================================================

#7 Top1

Top1

    Senior WDC

  • Moderators
  • 34
  • 1,985 posts
  • 20 thanks

Posted 05 January 2014 - 01:33 PM

Mas Gerald ,
saya pribadi beranggapan "law of attraction" tidak akan bekerja , selama kita tidak menyadari bahwa kejadian kondisi kita adalah manifestasi dari :
""Sesuai dengan benih yang di tabur,
begitulah buah yang akan dipetiknya.
Pembuat kebajikan akan mendapatkan kebaikan,
pembuat kejahatan akan memetik kejahatan pula.
Taburlah biji-biji benih
dan engkau pulalah yang akan merasakan buah dari padanya".
( Samuddaka Sutta; Samyutta Nikaya 11.10 {S 1.227} )


law of attraction bisa bekerja pada beberapa orang , karena orang tersebut memiliki "buah kamma masa lalu" yang mendukung , jika tidak.....? masih ada kesempatan dari freewill kita untuk memperbaiki segala bentuk kondisi hidup kita.
“Aku katakan, Kehendak adalah Kamma,
karena didahului oleh kehendak,
seseorang lalu bertindak dengan jasmani, ucapan dan pikiran “.
(Anguttara Nikaya III : 415)



parita Brhamaviharaparanam, yaitu:
……………Aku adalah pemilik karmaku sendiri, pewaris karmaku sendiri, terlahir dari karmaku sendiri, behubungan dari karmaku sendiri, terlindungi oleh karmaku sendiri, apapun karma yang kuperbuat, baik atau buruk itulah yang akan ku warisi.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Law of Attraction dalam forum ini atau thread ini tentunya juga hanya akan berfungsi secara psikologis saja,
mengenai itu bisa menjadikan kenyataan ......saya tidak yakin , kenapa ?
law of attraction tidak bisa membuat semua orang kaya.....
salah satu buktinya : peserta seminar Tung Desem Waringin ,Bong Chandra,Mario Teguh...ada ribuan manusia,
namun dalam kenyataannya...berapa yang berhasil ????
saya tidak pernah ikut sama sekali semua seminar ini, disebabkan karena saya lebih percaya sama diri sendiri...hehehehe
tapi dibalik perilaku para motivator terkenal Indonesia , saya coba browsing ingin tahu berapa persen jumlah keberhasilannya....dan seorang teman saya (maaf saya bukan menceritakan kesusahan orang lain karena saya ini juga pernah susah)...tapi kita harus realistis (meminjam istilah senior Djoe :secara konvensional)
teman saya hidupnya tidak berubah.....padahal dia serius mengikuti seminar Tung Desem , Bong Chandra,Mario Tegu, dan terakhir yang dari Singapura itu...maaf saya gak tahu namanya...hehehehe maklum saya gak pernah ikut seminarnya motivator...saya lebih enjoy autodidak.
seperti yang mas Gerald postingkan ini...saya pasti pelajari....terima kasih sebelumnya.


Saya setuju mengenai benih yang sdr Golden Lotus ungkapkan, tapi mari kita renungkan Law Of Attraction itu adalah seperti menyiapkan lahan (tanah) yang subur untuk tumbuhnya Benih. Jika berpikiran positif maka mempercepat berbuahnya karma baik, jika berpikiran buruk maka mempercepat berbuahnya karma buruk.

#8 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 46 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 06 January 2014 - 07:46 AM

TIPS MENDAPATKAN KEMAKMURAN DALAM HIDUP

Hukum Tarik Menarik (Law of Attraction / LOA) berbunyi: energy sejenis akan tarik menarik dengan energy sejenis, bagaikan magnet.

Maka bila anda biasa merasa murung, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy kemurungan, sehingga kemurungannya makin lama makin banyak. Makin lama makin murung.

Bila anda mampu sejenak menjadi happy, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy happiness, sehingga makin lama, happy-nya semakin banyak.

Bila anda mempunyai hutang, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy hutang, sehingga makin lama makin lama, hutang-nya cenderung semakin banyak.

Bila anda rajin menabung, dan di dompet anda menaruh sejumlah “tabungan dompet” (tabungan dompet ini sebaiknya tidak terlalu besar, namun uang yg disimpan di dompet sejumlah wajar saja, untuk menghindari ludes bila ditodong di jalan), berbagi & bersyukur, sehingga anda merasa “mempunyai uang” dan merasakan keberlimpahan dalam hidup, maka seperti magnet, anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu tarik menarik dengan energy “keberlimpahan”, sehingga makin lama keberlimpahan yang hadir dalam hidup anda semakin banyak.

:lovely2: Wooooow Siiip .......:lovely2:
Ya......setuju pada beberapa bagian saja.
prinsip "garbage in , garbage out " jika yang di inputkan sampah maka hasilnya juga sampah....

"kita adalah apa yang kita pikirkan , pikiran adalah pelopor ,segala benda yang ada tercipta dua kali . pertama di alam pikiran dan kedua di dalam realitas".

saya mengamati bahwa mimpi yang menjadi kenyataan biasanya mimpi yang memiliki proses masuk akal dalam mimpi itu sendiri (MMA). Sedangkan banyak prinsip prinsip law of attraction yang nampaknya menarik , tetapi seolah mimpi itu berdiri sendiri terlepas dari realitas kehidupan .....saya singkat mimpi tak masuk akal (MTMA).

Simulasi :
Mimpi Tidak Masuk Akal (MTMA)
seseorang berharap kaya dengan latihan meditasi menggenggam batu . dengan membayangkan batu yang digenggamnya adalah emas murni. harapan dari latihan ini adalah daya tarik energy kekayaan....
law of attraction.
setiap hari melakukan itu . saking asyiknya hingga tidak bekerja cuma melakukan ini dan yakin itu bekerja.

-----------------------bandingkan dengan ini------------

Mimpi Masuk Akal (MMA):
ini seperti yang dilakukan konglomerat Ciputra,
bermimpi ingin pergi ke luar negeri. pertama , ia mulai berpikir bagaimana caranya.
kedua, ia mulai menyusun segala option untuk mewujudkan mimpinya.
ketiga, ia mulai merangkai prosesnya.
keempat, ia simulasikan dalam laboratorium otaknya.
kelima , ia terus bermimpi.....
keenam, tapi setiap mimpinya selalu terdapat proses masuk akal...
itulah Ciputra.....

#9 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 46 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 06 January 2014 - 08:02 AM

TIPS MENDAPATKAN KEMAKMURAN DALAM HIDUP

Hukum Tarik Menarik (Law of Attraction / LOA) berbunyi: energy sejenis akan tarik menarik dengan energy sejenis, bagaikan magnet.

Maka bila anda biasa merasa murung, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy kemurungan, sehingga kemurungannya makin lama makin banyak. Makin lama makin murung.

Bila anda mampu sejenak menjadi happy, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy happiness, sehingga makin lama, happy-nya semakin banyak.

Bila anda mempunyai hutang, maka anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu energy hutang, sehingga makin lama makin lama, hutang-nya cenderung semakin banyak.

Bila anda rajin menabung, dan di dompet anda menaruh sejumlah “tabungan dompet” (tabungan dompet ini sebaiknya tidak terlalu besar, namun uang yg disimpan di dompet sejumlah wajar saja, untuk menghindari ludes bila ditodong di jalan), berbagi & bersyukur, sehingga anda merasa “mempunyai uang” dan merasakan keberlimpahan dalam hidup, maka seperti magnet, anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu tarik menarik dengan energy “keberlimpahan”, sehingga makin lama keberlimpahan yang hadir dalam hidup anda semakin banyak.


tanggapan untuk tulisan berwarna merah ,
ini tidak bekerja ! hehehehe.......buktikan :D
perasaan yang terjadi ketika tidak punya uang dengan ditutupi "seolah punya uang" tidak akan mendatangkan uang.
bagi saya uang itu adalah hamba dan bukan penguasa.
dan dalam kehidupan real justru saya mengosongkan isi dompet saya. saya tidak menyukai kredit card.
kekayaan itu asset dan bukan apa yang kita pamerkan atau apa yang kita bawa atau perasaan seolah "memiliki padahal belum ada"
setiap mimpi harus dilandasi keyakinan mimpi itu terjadi . dari 20 mimpi mungkin cuma 1 mimpi yang terjadi real.....hehehe dan memang saya termasuk type pemimpi . tapi mimpi Ya harus masuk akal :D

#10 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 06 January 2014 - 07:02 PM

Bila anda rajin menabung, dan di dompet anda menaruh sejumlah “tabungan dompet” (tabungan dompet ini sebaiknya tidak terlalu besar, namun uang yg disimpan di dompet sejumlah wajar saja, untuk menghindari ludes bila ditodong di jalan), berbagi & bersyukur, sehingga anda merasa “mempunyai uang” dan merasakan keberlimpahan dalam hidup, maka seperti magnet, anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu tarik menarik dengan energy “keberlimpahan”, sehingga makin lama keberlimpahan yang hadir dalam hidup anda semakin banyak.

tanggapan untuk tulisan berwarna merah ,
ini tidak bekerja ! hehehehe.......buktikan :D
perasaan yang terjadi ketika tidak punya uang dengan ditutupi "seolah punya uang" tidak akan mendatangkan uang.
bagi saya uang itu adalah hamba dan bukan penguasa.
dan dalam kehidupan real justru saya mengosongkan isi dompet saya. saya tidak menyukai kredit card.
kekayaan itu asset dan bukan apa yang kita pamerkan atau apa yang kita bawa atau perasaan seolah "memiliki padahal belum ada"
setiap mimpi harus dilandasi keyakinan mimpi itu terjadi . dari 20 mimpi mungkin cuma 1 mimpi yang terjadi real.....hehehe dan memang saya termasuk type pemimpi . tapi mimpi Ya harus masuk akal :D


(from book “Ask and It Is Given” (page 245) by a multi-consciousness/intelligence named Abraham, channeled through Esther Hicks.)

Process #15 The Wallet Process (Game)
When to Use This Process:
• When you want to attract more money into your experience.
• When you want to improve the way you currently feel about money in order to allow even more to flow into your life.
• When you want to get your juices flowing regarding your specific desire.
• When you feel that there is a shortage of money in your life.

Current Emotional Set-Point Range
This Wallet Process will be of the most value to you when your Emotional Set-Point is ranging somewhere between: (6) Hopefulness and (16) Discouragement.

Perhaps there are no more practiced vibrations in your culture than those related to the subject of money, for many see it as the means through which a good deal of their physical well-being flows.

Many people, however, without realizing it, are focused upon the lack of money rather than the presence of money in their experience. So even though they often identify things that they desire, they hold themselves apart from their own desires because they are more accustomed to noticing the lack of dollars than the presence of them. Again, it comes back to the fact that every subject is really two subjects: what is wanted, and the lack of it.

It is natural for all manner of abundance to flow easily into your experience, and the Wallet Process will help you offer a vibration that is compatible with the receiving of money instead of pushing it away.

Here is the process: First, obtain a $100 bill, and put it in your wallet or purse. Keep it with you at all times, and whenever you hold your wallet or purse, remember that your $100 bill is there. Feel pleased that it is there, and remind yourself often of the added sense of security that it brings to you.

Now, as you move through your day, take note of the many things that you could purchase with that hundred dollars: As you pass a nice restaurant notice that, if you really wanted to, you could stop in and have a delicious meal. As you see something in a department store, remind yourself that, if you really wanted to, you could purchase that because you have $100 in your wallet.

By holding the $100 bill and not spending it right away, you receive the vibrational advantage of it every time you even think about it. In other words, if you were to remember your hundred dollars and spend it on the first thing that you noticed, you would receive the benefit of really feeling your financial wellbeing only once. But if you mentally spent that hundred dollars 20 or 30 times in that day, you will have received the vibrational feeling advantage of having spent two or three thousand dollars.

Each time you acknowledge that you have the power, right there in your wallet, to purchase this or to do that, over and over again you add to your sense of financial well-being, so your point of attraction begins to shift.

You see, you do not have to actually be abundant in order to attract abundance, but you do have to feel abundant. A clearer way of saying it is that any feeling of lack of abundance causes a resistance that does not allow abundance.

So, by mentally spending this money again and again, you practice the vibration of Well-Being, of security, of abundance, and of financial security, and the Universe responds to the vibration you have achieved by matching it with manifested abundance.

Seemingly magical things will begin to occur as soon as you achieve that wonderful feeling of financial abundance: The money you are currently earning will seem to go further. Unexpected amounts of money in various increments will begin to show up in your experience. Your employer will feel inspired to give you a raise. Some product you have purchased will offer you a rebate. People you do not even now know will begin to offer you money. You will discover that things you wanted, things that you would have been willing to spend your dollars to have --- will come to you even without an expenditure of money. You will be offered opportunities to be able to “earn” all the abundance that you can believe is possible... In time, it will feel as if a floodgate of abundance has opened, and you will find yourself wondering where all that abundance had been hiding all along.

I could have that. I could have that. I have the ability to purchase that...

And, because you really do have the means to do just that, because you are not pretending something that is not, there is now no hindering doubt or disbelief muddying the waters of your financial flow.

This is a simple but powerful process, and it will change your financial point of attraction. As your financial situation improves, your $100 stash or savings may grow to $1,000, then to $10,000, then $100,000, and more. Although there is no limit to what the Universe will yield to you, you have to feel good about money in order to allow it into your experience.

You have to feel good about great abundance before you will allow the pleasure of great abundance to flow into your experience.


Abraham, Speak to Us More about the Wallet Process
Remember, you are on this sort of teeter-totter of balance, so you do not have to stop all thoughts of shortage because they are going to creep in; the influence is around you. All you have to do is deliberately offer more thought to tipping the Energies on the side of abundance; offer more deliberate thought --- add more conscious use of the Non-Physical Energy toward the prosperity you want. And so, while you are moving through your day noticing how many things you could spend $100 on, you are deliberately utilizing the Non-Physical Energy to enhance your feeling of prosperity.

Someone once said, “Abraham, you obviously haven’t been physical lately, for $100 won’t go very far.” And we said, You missed the point. You spend $100 one thousand times a day, and you have spent the equivalent of $100,000. And that will bolster your feeling of prosperity, you see. It is the way you fed that is your point of attraction.

Someone said to us, “Well, I haven’t actually put the $100 in my wallet. I put an IOU in there, though.” And we said, Then you must not believe in your own IOU, because it is not fostering the feeling of prosperity. The IOU feels to you like another debt that you are carrying around.

The Wallet Process is another means of giving deliberate attention to what makes you feel good.

#11 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 06 January 2014 - 07:07 PM

2. MEDITASI dengan object ANGKASA LUAR.
dulu saya pernah putus asa di pekerjaan saya , banyak utang , dan tidak ada pemasukan. pertanyaan saya cuma satu :" bayar utang pake apa?" hehehe.......
saya putus asa , setiap malam saya menghibur diri sendiri dengan melihat cermin satu tangan memegang jidat kepala dan satu tangan menyentuh dada...sambil berkata dalam batin ," Janganlah putus asa ! sinar matahari muncul dari kegelapan yang pekat , tiada malam yang abadi , tiada masalah yang abadi , tiada kegelapan yang abadi......"
saya ulang ulang dalam batin sehingga menciptakan selfhypnosa yang kuat.

lalu saya duduk tenang dan meditasi 10 menit dan kemudian tidur dengan posisi santai , tarik napas keluar masuk mendlam ,tenang, santai, rileks....
saya mulai membayangkan tubuh ini berada di ruang kosong melompong....
saya melayang di angkasa luar tiada batasnya , langit yang tak terbatas......
saya konsentrasikan pengamatan pada alam semesta yang tidak ada ujungnya....
dan diakhir meditasi , saya berkata dalam batin:
" alam semesta yang tiada batas.......
The Dark energy and dark matter yang menyelimuti semesta alam.....
Segala perkara adalah satu kesatuan alam semesta.......
Penuhilah pikiranku dengan pengetahuan yang maha tinggi.....
langit tak terbatas......
dan perkaraku sangat kecil dibandingkan langit.........
aku percaya , aku mampu mendapatkan solusi bayar utang...."


Berikut ini adalah cerita tentang seorang ilmuwan, Dr. Lothar con Blenkschmidt, anggota Rocket Society dan seorang insinyur elektronik terkemuka, yang menggunakan otak bawah sadarnya untuk meloloskan diri dari maut dan pukulan tangan penjaga tambang batu bara di kamp penjara Rusia. Ia tuturkan sebagai berikut:
"Saya adalah tawanan perang di sebuah tambang batu bara di Rusia, dan saya lihat banyak orang mati di sekeliling saya di halaman tertutup penjara tersebut.Kami diawasi oleh penjaga-penjaga yang kejam, opsir-opsir yang tinggi hati. Setelah dilakukan pemeriksaan medis yang singkat, satu kuota batu bara ditetapkan bagi tiap orang. Kuota saya adalah tiga ratus pon per hari. Dalam hal seorang tidak memenuhi kuotanya, rangsum makanan yang sedikit itu dikurangi, dan dalam waktu dekat istirahat di kubur.
Saya mulai memusatkan pikiran untuk meloloskan diri. Saya tahu bahwa otak bawah sadar saya akan menemukan jalan apa pun. Rumah saya di Jerman telah hancur, keluarga saya lenyap, semua teman saya telah terbunuh dalam peperangan atau ada di kamp konsentrasi.
"Saya katakan kepada otak bawah sadar saya, 'Saya ingin ke Los Angeles, dan akan menemukan jalannya'. 'Saya pernah melihat gambar-gambar Los Angeles dan saya ingat beberapa jalan raya maupun beberapa gedung dengan jelas."
Tiap hari dan malam saya khayalkan diri sedang berjalan-jalan di Wilsire Boulevard dengan seorang perempuan Amerika yang pernah saya kenal di Berlin sebelum perang (Ia adalah istriku sekarang). Dalam khayalan saya kami masuki toko-toko, naik bis, dan makan di restoran. Tiap malam saya khayalkan secara khusus untuk mengendarai mobil buata nAmerika hilir mudi di jalan raya di Los Angeles. Saya lakukan ini sejelas dan seterang mungkin bagi saya seperti sejelas pohon-pohon di luar kamp penjara.
Tiap pagi kepala penjaga menghitung tawanan yang dibariskan. Ia menghitung satu, dua, tiga , dan seterusnya, dan ketika sampai hitungan tujuh belas, yang merupakan nomor giliran saya, saya melangkah ke sisi.
Sementara itu penjaga telah dipanggil selama satu menit barangkali, dan ketika kembali ia melakukan kekeliruan dalam hitungannya dengan memulai nomor tujuh belas bagi orang berikutnya. Ketika rombongan pekerja kembali di waktu sore, jumlah orangnya sama, dan ketidakhadiran saya tidak diketahui, dan tidak diketahui dalam waktu yang lama.
Saya menyelinap keluar kamp tanpa diketahui dan berjalan terus selama dua puluh empat jam, beristirahat di suatu kota kosong pada keesokan harinya. Saya mancing ikan dan membunuh binatang liar untuk makan. Saya temukan kereta api batu bara yang menuju Polandia dan menumpang kereta itu di waktu malam, sampai akhirnya saya mencapai Polandia. Dengan pertolongan teman, saya dapat pergi ke Lucerne, Swiss.
Pada suatu sore di Palace Hotel, Lucerne, saya bercakap-cakap dengan seorang Amerika serta istrinya. Orang ini menawarkan apakah saya bersedia menjadi tamu di rumahnya di Santa Monica, California. Saya terima tawaran itu, dan ketika saya sampai di Los Angeles, saya dapati bahwa sopir mereka membawa saya lewat Wilsire Boulevard dan banyak jalan raya lainnya yang telah saya khayalkan berbulan-bulan di tambang batu bara Rusia. Saya kenali gedung-gedung yang sala lihat dalam khayalan begitu seringnya. Seakan-akan saya benar-benar telah berada di Los Angeles sebelumnya. Saya telah mencapai tujuan saya.
Saya tidak akan berhenti mengagumi keajaiban-keajaiban otak bawah sadar. Benarlah, ia mempunyai jalan-jalan yang tidak kita ketahui.

(Kutipan buku terjemahan Indonesia: "The Power of Your SubConscious Mind -- Daya Batin Bawah Sadar -- Cara Mengatasi Kegagalan Anda" karya Dr. Joseph Murphy, D.R.S., Ph.D., DD, LLD, halaman 206)
versi bahasa Inggrisnya bisa di download gratis di:
FREE Ebook: The Power of Your Subconscious Mind; Jos. Murphy | The Success Manual

Apresiasi amatiran dari saya: bila seseorang dianugrahi kedua tangan oleh Sang Pencipta, maka saya bisa dan boleh menggunakan TOOLS/kedua tangan tersebut, misalnya untuk mengangkat barang dan dari situ saya mendapat upah untuk membeli makan. Nah, hal yang sama terjadi pada otak bawah sadar. Semua orang dianugrahi otak bawah sadar oleh Sang Pencipta, maka ia bisa dan boleh menggunakan otak bawah sadar tersebut, untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya. Namun, setelah tujuan itu tercapai, jangan lupa bersyukur pada Sang Pencipta yg menciptakan alat/TOOLS tersebut.

#12 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 06 January 2014 - 08:06 PM

Bila anda rajin menabung, dan di dompet anda menaruh sejumlah “tabungan dompet” (tabungan dompet ini sebaiknya tidak terlalu besar, namun uang yg disimpan di dompet sejumlah wajar saja, untuk menghindari ludes bila ditodong di jalan), berbagi & bersyukur, sehingga anda merasa “mempunyai uang” dan merasakan keberlimpahan dalam hidup, maka seperti magnet, anda akan tarik menarik dengan energy sejenis, yaitu tarik menarik dengan energy “keberlimpahan”, sehingga makin lama keberlimpahan yang hadir dalam hidup anda semakin banyak.


(from book “Ask and It Is Given” (page 245) by a multi-consciousness/intelligence named Abraham, channeled through Esther Hicks.)

Process #15 The Wallet Process (Game)
When to Use This Process:
• When you want to attract more money into your experience.
• When you want to improve the way you currently feel about money in order to allow even more to flow into your life.
• When you want to get your juices flowing regarding your specific desire.
• When you feel that there is a shortage of money in your life.

Current Emotional Set-Point Range
This Wallet Process will be of the most value to you when your Emotional Set-Point is ranging somewhere between: (6) Hopefulness and (16) Discouragement.

Perhaps there are no more practiced vibrations in your culture than those related to the subject of money, for many see it as the means through which a good deal of their physical well-being flows.

Many people, however, without realizing it, are focused upon the lack of money rather than the presence of money in their experience. So even though they often identify things that they desire, they hold themselves apart from their own desires because they are more accustomed to noticing the lack of dollars than the presence of them. Again, it comes back to the fact that every subject is really two subjects: what is wanted, and the lack of it.

It is natural for all manner of abundance to flow easily into your experience, and the Wallet Process will help you offer a vibration that is compatible with the receiving of money instead of pushing it away.

Here is the process: First, obtain a $100 bill, and put it in your wallet or purse. Keep it with you at all times, and whenever you hold your wallet or purse, remember that your $100 bill is there. Feel pleased that it is there, and remind yourself often of the added sense of security that it brings to you.

Now, as you move through your day, take note of the many things that you could purchase with that hundred dollars: As you pass a nice restaurant notice that, if you really wanted to, you could stop in and have a delicious meal. As you see something in a department store, remind yourself that, if you really wanted to, you could purchase that because you have $100 in your wallet.

By holding the $100 bill and not spending it right away, you receive the vibrational advantage of it every time you even think about it. In other words, if you were to remember your hundred dollars and spend it on the first thing that you noticed, you would receive the benefit of really feeling your financial wellbeing only once. But if you mentally spent that hundred dollars 20 or 30 times in that day, you will have received the vibrational feeling advantage of having spent two or three thousand dollars.

Each time you acknowledge that you have the power, right there in your wallet, to purchase this or to do that, over and over again you add to your sense of financial well-being, so your point of attraction begins to shift.

You see, you do not have to actually be abundant in order to attract abundance, but you do have to feel abundant. A clearer way of saying it is that any feeling of lack of abundance causes a resistance that does not allow abundance.

So, by mentally spending this money again and again, you practice the vibration of Well-Being, of security, of abundance, and of financial security, and the Universe responds to the vibration you have achieved by matching it with manifested abundance.

Seemingly magical things will begin to occur as soon as you achieve that wonderful feeling of financial abundance: The money you are currently earning will seem to go further. Unexpected amounts of money in various increments will begin to show up in your experience. Your employer will feel inspired to give you a raise. Some product you have purchased will offer you a rebate. People you do not even now know will begin to offer you money. You will discover that things you wanted, things that you would have been willing to spend your dollars to have --- will come to you even without an expenditure of money. You will be offered opportunities to be able to “earn” all the abundance that you can believe is possible... In time, it will feel as if a floodgate of abundance has opened, and you will find yourself wondering where all that abundance had been hiding all along.

I could have that. I could have that. I have the ability to purchase that...

And, because you really do have the means to do just that, because you are not pretending something that is not, there is now no hindering doubt or disbelief muddying the waters of your financial flow.

This is a simple but powerful process, and it will change your financial point of attraction. As your financial situation improves, your $100 stash or savings may grow to $1,000, then to $10,000, then $100,000, and more. Although there is no limit to what the Universe will yield to you, you have to feel good about money in order to allow it into your experience.

You have to feel good about great abundance before you will allow the pleasure of great abundance to flow into your experience.


Abraham, Speak to Us More about the Wallet Process
Remember, you are on this sort of teeter-totter of balance, so you do not have to stop all thoughts of shortage because they are going to creep in; the influence is around you. All you have to do is deliberately offer more thought to tipping the Energies on the side of abundance; offer more deliberate thought --- add more conscious use of the Non-Physical Energy toward the prosperity you want. And so, while you are moving through your day noticing how many things you could spend $100 on, you are deliberately utilizing the Non-Physical Energy to enhance your feeling of prosperity.

Someone once said, “Abraham, you obviously haven’t been physical lately, for $100 won’t go very far.” And we said, You missed the point. You spend $100 one thousand times a day, and you have spent the equivalent of $100,000. And that will bolster your feeling of prosperity, you see. It is the way you fed that is your point of attraction.

Someone said to us, “Well, I haven’t actually put the $100 in my wallet. I put an IOU in there, though.” And we said, Then you must not believe in your own IOU, because it is not fostering the feeling of prosperity. The IOU feels to you like another debt that you are carrying around.

The Wallet Process is another means of giving deliberate attention to what makes you feel good.


Berikut ini adalah cerita tentang seorang ilmuwan, Dr. Lothar con Blenkschmidt, anggota Rocket Society dan seorang insinyur elektronik terkemuka, yang menggunakan otak bawah sadarnya untuk meloloskan diri dari maut dan pukulan tangan penjaga tambang batu bara di kamp penjara Rusia. Ia tuturkan sebagai berikut:
"Saya adalah tawanan perang di sebuah tambang batu bara di Rusia, dan saya lihat banyak orang mati di sekeliling saya di halaman tertutup penjara tersebut.Kami diawasi oleh penjaga-penjaga yang kejam, opsir-opsir yang tinggi hati. Setelah dilakukan pemeriksaan medis yang singkat, satu kuota batu bara ditetapkan bagi tiap orang. Kuota saya adalah tiga ratus pon per hari. Dalam hal seorang tidak memenuhi kuotanya, rangsum makanan yang sedikit itu dikurangi, dan dalam waktu dekat istirahat di kubur.
Saya mulai memusatkan pikiran untuk meloloskan diri. Saya tahu bahwa otak bawah sadar saya akan menemukan jalan apa pun. Rumah saya di Jerman telah hancur, keluarga saya lenyap, semua teman saya telah terbunuh dalam peperangan atau ada di kamp konsentrasi.
"Saya katakan kepada otak bawah sadar saya, 'Saya ingin ke Los Angeles, dan akan menemukan jalannya'. 'Saya pernah melihat gambar-gambar Los Angeles dan saya ingat beberapa jalan raya maupun beberapa gedung dengan jelas."
Tiap hari dan malam saya khayalkan diri sedang berjalan-jalan di Wilsire Boulevard dengan seorang perempuan Amerika yang pernah saya kenal di Berlin sebelum perang (Ia adalah istriku sekarang). Dalam khayalan saya kami masuki toko-toko, naik bis, dan makan di restoran. Tiap malam saya khayalkan secara khusus untuk mengendarai mobil buata nAmerika hilir mudi di jalan raya di Los Angeles. Saya lakukan ini sejelas dan seterang mungkin bagi saya seperti sejelas pohon-pohon di luar kamp penjara.
Tiap pagi kepala penjaga menghitung tawanan yang dibariskan. Ia menghitung satu, dua, tiga , dan seterusnya, dan ketika sampai hitungan tujuh belas, yang merupakan nomor giliran saya, saya melangkah ke sisi.
Sementara itu penjaga telah dipanggil selama satu menit barangkali, dan ketika kembali ia melakukan kekeliruan dalam hitungannya dengan memulai nomor tujuh belas bagi orang berikutnya. Ketika rombongan pekerja kembali di waktu sore, jumlah orangnya sama, dan ketidakhadiran saya tidak diketahui, dan tidak diketahui dalam waktu yang lama.
Saya menyelinap keluar kamp tanpa diketahui dan berjalan terus selama dua puluh empat jam, beristirahat di suatu kota kosong pada keesokan harinya. Saya mancing ikan dan membunuh binatang liar untuk makan. Saya temukan kereta api batu bara yang menuju Polandia dan menumpang kereta itu di waktu malam, sampai akhirnya saya mencapai Polandia. Dengan pertolongan teman, saya dapat pergi ke Lucerne, Swiss.
Pada suatu sore di Palace Hotel, Lucerne, saya bercakap-cakap dengan seorang Amerika serta istrinya. Orang ini menawarkan apakah saya bersedia menjadi tamu di rumahnya di Santa Monica, California. Saya terima tawaran itu, dan ketika saya sampai di Los Angeles, saya dapati bahwa sopir mereka membawa saya lewat Wilsire Boulevard dan banyak jalan raya lainnya yang telah saya khayalkan berbulan-bulan di tambang batu bara Rusia. Saya kenali gedung-gedung yang sala lihat dalam khayalan begitu seringnya. Seakan-akan saya benar-benar telah berada di Los Angeles sebelumnya. Saya telah mencapai tujuan saya.
Saya tidak akan berhenti mengagumi keajaiban-keajaiban otak bawah sadar. Benarlah, ia mempunyai jalan-jalan yang tidak kita ketahui.

(Kutipan buku terjemahan Indonesia: "The Power of Your SubConscious Mind -- Daya Batin Bawah Sadar -- Cara Mengatasi Kegagalan Anda" karya Dr. Joseph Murphy, D.R.S., Ph.D., DD, LLD, halaman 206)
versi bahasa Inggrisnya bisa di download gratis di:
FREE Ebook: The Power of Your Subconscious Mind; Jos. Murphy | The Success Manual

Apresiasi amatiran dari saya: bila seseorang dianugrahi kedua tangan oleh Sang Pencipta, maka saya bisa dan boleh menggunakan TOOLS/kedua tangan tersebut, misalnya untuk mengangkat barang dan dari situ saya mendapat upah untuk membeli makan. Nah, hal yang sama terjadi pada otak bawah sadar. Semua orang dianugrahi otak bawah sadar oleh Sang Pencipta, maka ia bisa dan boleh menggunakan otak bawah sadar tersebut, untuk mencapai tujuan-tujuan hidupnya. Namun, setelah tujuan itu tercapai, jangan lupa bersyukur pada Sang Pencipta yg menciptakan alat/TOOLS tersebut.



Saya juga mempelajari LOA & "The Secret". Apa yang dipraktekan tidak semudah yang diteorikan. LOA berhubungan dengan "Pikiran Bawah Sadar", kalau "Pikiran Bawah Sadar' anda sudah menolak apa yang anda visualisasikan, tidak bakal terjadi apapun. Kunci dari LOA adalah sinkronisasi "Pikiran Bawah Sadar" dengan permintaan.
Ada baiknya anda pelajari dari buku "The Secret of Mindset"

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#13 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 06 January 2014 - 09:18 PM

Saya juga mempelajari LOA & "The Secret". Apa yang dipraktekan tidak semudah yang diteorikan. LOA berhubungan dengan "Pikiran Bawah Sadar", kalau "Pikiran Bawah Sadar' anda sudah menolak apa yang anda visualisasikan, tidak bakal terjadi apapun. Kunci dari LOA adalah sinkronisasi "Pikiran Bawah Sadar" dengan permintaan.
Ada baiknya anda pelajari dari buku "The Secret of Mindset"


Apa yang selalu dipikirkan di "Pikiran Sadar" maka lambat laun akan merembes ke "Pikiran Bawah Sadar". Kalau "Pikiran Sadar" selalu berpikir negatif, meng-affirmasikan hal-hal negatif, maka "Pikiran Bawah Sadar" adalah seperti pesuruh yang setia melakukan apa yang diperintahkan majikannya (Pikiran Sadar), maka Pikiran Bawah Sadar akan juga negatif, dan selanjutnya menuntun perilaku mewujudkan apa yang dominan di bawah sadar tersebut. Semudah itu. Hanya saja untuk memprogram ulang Bawah Sadar, tentu butuh proses gradual, tergantung berapa seringnya mengulang-ulang hal yang ingin diprogramkan.

Jadi, bila ingin mengganti "Bawah Sadar" yang negatif menjadi positif dan berkelimpahan, kunci-nya adalah mengulang-ulang hal yang sama (yang positif). Kuncinya adalah pengulangan. Karena pengulangan membuat otak bawah sadar mudah untuk menangkapnya.

Misalnya kalau punya sasaran diwisuda, maka ambil gambar wisuda, lalu visualisasikan gambar tersebut. Di kesempatan lainnya, gunakan gambar yang sama dan lakukan visualisasi yang sama.

Ada lagi kunci pemrograman ulang bawah sadar, adalah mengulang-ulang visualisasi dan affirmasi positif, pada saat pagi hari segera setelah bangun tidur, dan pada malam hari pada saat akan tidur. Karena di kedua waktu tersebut, bawah sadar sedang mencapai getaran ALPHA STATE (sedang lunak-lunak-nya untuk diprogram ulang). Gunakan iringan musik yang positif dan bersemangat, dan gunakan musik yang sama pada saat pengulangan berikutnya. Musik menyebabkan perhatian berpindah dari otak kiri ke otak kanan (otak visual).

Berikut adalah kesaksian berhasil menggunakan teknik visualisasi untuk bawah sadar, yang diangkat ke Acara KICK ANDY di TV.
KICK ANDY 'MERAIH SUKSES DIUSIA MUDA" AGEN PULSA DBS - YouTube

#14 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 06 January 2014 - 11:30 PM

Apa yang selalu dipikirkan di "Pikiran Sadar" maka lambat laun akan merembes ke "Pikiran Bawah Sadar". Kalau "Pikiran Sadar" selalu berpikir negatif, meng-affirmasikan hal-hal negatif, maka "Pikiran Bawah Sadar" adalah seperti pesuruh yang setia melakukan apa yang diperintahkan majikannya (Pikiran Sadar), maka Pikiran Bawah Sadar akan juga negatif, dan selanjutnya menuntun perilaku mewujudkan apa yang dominan di bawah sadar tersebut. Semudah itu. Hanya saja untuk memprogram ulang Bawah Sadar, tentu butuh proses gradual, tergantung berapa seringnya mengulang-ulang hal yang ingin diprogramkan.

Jadi, bila ingin mengganti "Bawah Sadar" yang negatif menjadi positif dan berkelimpahan, kunci-nya adalah mengulang-ulang hal yang sama (yang positif). Kuncinya adalah pengulangan. Karena pengulangan membuat otak bawah sadar mudah untuk menangkapnya.

Misalnya kalau punya sasaran diwisuda, maka ambil gambar wisuda, lalu visualisasikan gambar tersebut. Di kesempatan lainnya, gunakan gambar yang sama dan lakukan visualisasi yang sama.

Ada lagi kunci pemrograman ulang bawah sadar, adalah mengulang-ulang visualisasi dan affirmasi positif, pada saat pagi hari segera setelah bangun tidur, dan pada malam hari pada saat akan tidur. Karena di kedua waktu tersebut, bawah sadar sedang mencapai getaran ALPHA STATE (sedang lunak-lunak-nya untuk diprogram ulang). Gunakan iringan musik yang positif dan bersemangat, dan gunakan musik yang sama pada saat pengulangan berikutnya. Musik menyebabkan perhatian berpindah dari otak kiri ke otak kanan (otak visual).

Berikut adalah kesaksian berhasil menggunakan teknik visualisasi untuk bawah sadar, yang diangkat ke Acara KICK ANDY di TV.
KICK ANDY 'MERAIH SUKSES DIUSIA MUDA" AGEN PULSA DBS - YouTube



Teori dari mana "Pikiran Sadar" bisa merembes ke "Bawah Sadar", kalau begitu coba praktekan menghentikan orang yang kecanduan rokok dari "pikiran sadarnya" .... teori LOA yang diceritakan dalam "The Secret" adalah teori mentah, jadi tidak serta merta bisa dilakukan. Teori mengulang ulang tidak akan membantu jika ada "konflik" dalam diri. Beberapa teman saya sudah pernah melakukan hal tersebut, tetapi kenyataannya tidak pernah meraih apapun seperti yang diinginkan. Ketika saya bertanya apakah nyaman ketika afirmasi yang berulang ulang tersebut, jawabannya "tidak nyaman". Dari situ sudah tahu jawabannya. Adanya konflik diri yang menyebabkan "tidak nyaman". Setelah membaca buku "Secret of Mindset", saya baru mengerti cara keja dari pikiran/mindset.

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#15 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 06 January 2014 - 11:40 PM

Salah satu artikel dari pakar pikiran

Dalam workshop "Becoming a Money Magnet" yang barusan kami selenggarakan di kota Batu, Malang, saat saya menjelaskan mengenai "Why Affirmations Fail?", ada peserta yang bertanya, "Pak, kami tahu bahwa Pak Adi dan Pak Aries akan mengajarkan cara melakukan reprogramming pikiran bawah sadar. Salah satunya adalah dengan afirmasi yang dilakukan secara efektif dalam kondisi Alfa atau Theta. Untuk orang yang nggak ikut workshop kan nggak bisa melakukannya dengan benar. Apa ada cara melakukan (afirmasi) yang bisa diterima pikiran bawah sadar walaupun kita ucapkan dalam kondisi Beta? Saya ingin berbagi informasi ini dengan kawan atau anggota keluarga saya." "Sudah tentu ada", jawab saya.

Apa yang saya jelaskan berikut ini adalah apa yang kami ajarkan di workshop. Saya akan jelaskan intisarinya saja. Artikel ini juga untuk menjawab berbagai pertanyaan yang saya terima melalui email dari para pembaca dan juga dari komentar yang di posting di Pembelajar.com.

Untuk bisa melakukan afirmasi dengan benar, saat dalam kondisi gelombang Beta, kita perlu memahami cara kerja pikiran. Pikiran terbagi ke dalam beberapa area. Salah satunya adalah Critical Area. Critical Area ini sebagian ada dalam wilayah pikiran sadar dan sebagian lagi di wilayah pikiran bawah sadar.

Saat kondisi sadar kita selalu menganalisis setiap informasi yang masuk. Yang melakukan ini adalah Critical Area dari pikiran sadar. Saat kita dihipnosis dan diminta melakukan sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai moral yang kita pegang maka, meskipun dalam kondisi trance, kita akan menolak permintaan si hipnotis. Bagian yang menolak ini adalah Critical Area dari pikiran bawah sadar.

Dalam kondisi sadar atau beta saat suatu informasi (afirmasi atau sugesti) masuk ke pikiran sadar maka informasi ini akan "menetap" di Critical Area. Informasi ini baru akan di-download ke pikiran bawah sadar saat kita tidur. Selama menunggu di Critical Area, dari pikiran sadar, informasi itu akan mengalami distorsi. Contohnya?

Misalnya anda ingin meningkatkan income anda. Saat ini anda berpenghasilan Rp. 2,5 juta per bulan dan anda melakukan afirmasi, "Penghasilan saya Rp.10 juta per bulan." Saat anda melakukan afirmasi ini maka informasi ini masuk ke Critical Area dari pikiran sadar. Anda membaca kalimat afirmasi berulang-ulang agar lebih tok cer alias manjur. Ditambah lagi, seperti yang dianjurkan di berbagai buku dan seminar, anda harus menulis afirmasi anda dalam Present Tense atau kalimat saat ini. Apa yang terjadi di pikiran anda? Mari kita lakukan analisis.

Informasi masuk ke Critical Area dari pikiran sadar karena anda melakukan afirmasi dalam kondisi beta. Kalimat yang digunakan adalah Present Tense atau sekarang. Hal ini berarti penghasilan anda saat ini Rp. 10 juta per bulan. Iya nggak? Nah, apakah kondisi income anda yang sesungguhnya saat ini benar Rp. 10 juta? Kan, tidak. Saat ini income anda hanya Rp. 2,5 juta per bulan. Pikiran sadar anda tahu bahwa ini nggak benar. Pikiran sadar ini lalu mendistorsi "kebenaran" informasi ini. Dan seperti yang telah saya jelaskan di atas informasi ini baru akan turun ke pikiran bawah sadar saat kita tidur. Nah, bisa anda bayangkan apa yang terjadi pada unit informasi "Penghasilan saya Rp.10 juta per bulan" saat masuk ke pikiran bawah sadar. Pasti sudah "babak belur" karena dikritik dan didistorsi oleh Critical Area dari pikiran sadar. Kalo sudah begini kira-kira afirmasi ini masih efektif, nggak? Anda tahu jawabannya, kan?


Itulah sebabnya mengapa pada artikel sebelumnya saya selalu menganjurkan untuk melakukan afirmasi dalam kondisi alfa atau theta. Saat kita dalam gelombang ini maka unit informasi akan mem-by pass Critical Area dari pikiran sadar dan langsung masuk ke pikiran bawah sadar.

Ok, kalau begini kondisinya, lalu bagaimana kita "mengakali" Critical Area dari pikiran sadar kita agar bisa menerima dan tidak mendistorsi afirmasi kita? Caranya mudah. Yang perlu dilakukan adalah kita menggunakan kekuatan Critical Area, dalam melakukan analisis, menjadi kelemahannya. Caranya?

Dalam melakukan afirmasi anda harus menggunakan kata "Saya dalam proses", "Saya memutuskan", atau "(kondisi) ideal saya".

Sekarang saya akan memperjelas maksud saya. Pada contoh di atas kita menggunakan kalimat "Penghasilan saya Rp.10 juta per bulan". Critical Area dari pikiran sadar tahu bahwa ini nggak benar. Sekarang coba kita gunakan kalimat "Saya dalam proses mencapai penghasilan Rp. 10 juta per bulan". Terasa bedanya? Critical Area tahu bahwa ini nggak bohong. Benar, kita belum mencapai penghasilan Rp. 10 juta per bulan. Tapi kita kan dalam proses. Jadi, unit informasi ini tidak akan terkena distorsi.

Selanjutnya coba anda rasakan kalimat "Saya memutuskan untuk mempunyai penghasilan Rp. 10 juta per bulan". Ini juga nggak bohong. Berapapun income anda saat ini nggak jadi masalah. Mengapa? Karena anda "memutuskan" untuk menaikkan income anda. Jadi ini sama sekali nggak ada urusan dengan kondisi riil anda.

Bagaimana dengan kalimat "Penghasilan ideal saya adalah Rp. 10 juta per bulan"? Afirmasi ini juga aman dari distorsi. Mengapa? Karena yang diafirmasi adalah penghasilan ideal. Kalau sekarang belum ideal ya nggak apa-apa. Afirmasi ini nggak ditolak.

Nah, karena Critical Area dari pikiran sadar nggak menolak maka, saat kita tidur, unit informasi ini masuk ke pikiran bawah sadar dalam kondisi utuh dan lengkap, tidak terdistorsi. Dengan demikian pemrograman pikiran bawah sadar menjadi sangat efektif.

Apakah ada cara lain untuk memprogram pikiran bawah sadar dalam kondisi beta? Sudah tentu ada. Berikut saya berikan beberapa tips lagi.

Pertama, anda perlu mengembangkan sikap syukur dan pasrah. Apapun yang anda capai dalam proses mencapai target anda perlu disyukuri. Kedua, anda perlu mencatat pencapaian kecil maupun besar dalam perjalanan anda mencapai target anda. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi pikiran anda bahwa berada pada jalur yang benar. Ketiga, siapkan sebuah kotak "sukses". Kotak "sukses" ini fungsinya sebagai celengan atau tabungan. Anda bisa memotong gambar atau hal-hal yang ingin anda capai dan masukkan ke kotak "sukses" anda. Anda juga bisa menuliskan afirmasi anda, membacanya, dan memasukkannya ke kotak "sukses" anda. Mengapa ini perlu dilakukan? Saat anda memotong gambar dan memasukkannya ke kotak "sukses" maka dalam hati anda tumbuh pengharapan. Saat anda menulis, membaca, dan memasukkan afirmasi anda ke kotak maka anda semakin mempertegas apa yang anda lakukan.

Contoh di atas adalah dalam aspek finansial. Dengan menggunakan prinsip yang sama anda bisa menggunakannya untuk meningkatkan aspek lain dalam hidup anda.

Akhir kata saya ucapkan selamat mencoba. Semoga bermanfaat dan salam sukses.



perhatikan yang bold.....



Sumber

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#16 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 08 January 2014 - 12:20 AM

Salah satu artikel dari pakar pikiran
--cut---
perhatikan yang bold.....
Sumber


Kutipan dari pakar pikiran/motivator Indonesia tersebut, sebenarnya adalah kutipan/berasal dari Michael J Lossier. Dan Michael J Lossier mengutip lagi/berasal dari Abraham Hicks.

Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya diatas: Namanya juga kutipan/berasal/TURUNAN... kadar kebenarannya sudah turun sekian persen, untuk setiap tahap turunannya.

Michael J Lossier ketika mengutip Abraham Hicks, sudah turun sekian persen. Lalu Michael J Lossier dikutip lagi oleh "pakar" Indonesia, makin turun lagi kadar kebenarannya.

#17 golden lotus

golden lotus

    Re-Birth

  • Members
  • 247
  • 3,260 posts
  • 46 thanks
  • LocationSurabaya

Posted 08 January 2014 - 08:00 AM

Membahas mengenai "Law Of Attraction" tentu tidak jauh jauh dari permasalahan nasib atau kondisi kehidupan manusia. Pada dasarnya manusia mencoba berbagai metode untuk meraih keinginannya ,meraih mimpinya. apakah itu bisa menjadi kenyataan ? sampai di point mana "law of attraction" berfungsi nyata dalam kehidupan kita ?....sebab jika tak dipelajari maka waktu kehidupan kita terbuang sia sia untuk sebuah mimpi tidur yang indah.....hehehehe

untuk membahas sebuah topic "law of attraction " , para peminat law of attraction :

-------------------ooOO Silahkan menuju ruang "Deep Thinking 2014" OOoo---------------

#18 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 08 January 2014 - 08:26 AM

Kutipan dari pakar pikiran/motivator Indonesia tersebut, sebenarnya adalah kutipan/berasal dari Michael J Lossier. Dan Michael J Lossier mengutip lagi/berasal dari Abraham Hicks.

Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya diatas: Namanya juga kutipan/berasal/TURUNAN... kadar kebenarannya sudah turun sekian persen, untuk setiap tahap turunannya.

Michael J Lossier ketika mengutip Abraham Hicks, sudah turun sekian persen. Lalu Michael J Lossier dikutip lagi oleh "pakar" Indonesia, makin turun lagi kadar kebenarannya.



Anda tahu dari mana kutipan dari Michael J Lossier bahkan turunannya, seakan akan anda sudah tahu pakar yang saya maksud ...

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D


#19 tumult077

tumult077

    Penggemar WDC

  • Members
  • 79
  • 1,384 posts
  • 50 thanks

Posted 08 January 2014 - 09:45 PM

Anda tahu dari mana kutipan dari Michael J Lossier bahkan turunannya, seakan akan anda sudah tahu pakar yang saya maksud ...

saya sudah kunjungi web yang Mas Legend post-kan... ternyata Ad* W G*n*wan. Ad* menerjemahkan buku seorang ahli Alpha State, Ann* W*se, kedalam bahasa Indonesia. Dan saya sudah lama punya buku Michael J Lossier (English version and Indonesian version)sejak "The Secret" baru naik daun. Di buku Lossier lah yg menjelaskan untuk mengganti affirmasi dengan kata "Saya sedang dalam proses anu..." Itu buku pertama yang memakai teknik itu.
Umumnya motivator Indonesia adalah hasil turunan dari buku-buku motivator bule. Masih jarang yang genuine. Bahkan Merry Riana yang dari Singapura itu, adalah pembaca dan pempraktek buku Napoleon Hill dan Anthony Robbins.

Bahkan motivator bule saja saling kutip dan saling menurunkan antara satu dan lainnya. Jarang yang genuine. Umumnya berkisah di Sub-Conscious power. Maka dari itu, banyak motivator yang nyemplung ke Neuro-Linguistik-Programming (NLP) atau Hipnotis atau Alpha Meditation... karena seni manifestasi yang umum di bule, menggunakan Sub-Conscious power. Barulah buku/materi karya Abraham Hicks yang tidak menyebut-nyebut ttg Sub-Conscious. Bisa di check di video YouTube dengan memasukkan keyword: "Abraham Hicks Sub Conscious".

Abraham Hicks tidak berbicara ttg Sub-Conscious. Namun kalau Mas akrab dengan buku2 filsafat Modern, misalnya Martin Heidegger "Being and Time", maka bisa diapresiasi bhw Abraham Hicks bicara ttg Being-ness, ttg Nature-of-Existence-of-Being Human, bicara ttg PHILOSOPHY, tentang PARADIGM. Sedangkan buku-buku Sub-conscious bicara tentang KETEKNIKAN mencapai Alpha State, KETEKNIKAN memprogram ulang sub-conscious.

Dan Lossier menyebut-nyebut tentang "Kotak Sukses" / "Kotak Harta Karun" itu juga turunan dari "Kotak Ajaib" nya Abraham Hicks. Abraham Hicks duluan yang menyebut "Kotak Ajaib" karena sebelumnya dianggap tidak mungkin memanifestasikan sesuatu dengan hanya sebuah kotak kardus biasa, tanpa Sub-Conscious pula.

Di posting saya diatas, disebutkan tahun copywrite "Ask and It is Given" karya Abraham Hicks... bisa dibandingkan dengan tahun copywrite buku2 Lossier (English). Mana yang lebih muda. (terus terang saya ga begitu aware ttg ini. mungkin saja Mas Legend benar. Tapi sebelum buku Lossier (English) terbit, saya sudah lama punya buku Abraham Hicks.)

"Critical Area" di otak yang menolak program ke Sub-Conscious, itu juga hanya sebatas imajinasi. Bila seseorang mempunyai imajinasi yang tidak terbatas, maka "Critical Area" juga tidak mampu membatasi. Besarnya "kotak" Critical Area hanya ditentukan oleh imajinasi saja.

"Imagination is more important than knowledge".
(- Albert Einstein)

Kelanjutan diskusi ini, yang menariknya, untuk orang bule, untuk membebaskan imajinasi, mereka sudah agak lama menyukai KOAN dari Zen Buddhism....

Ada paragraf di buku Abraham yang menyodorkan kasus: bila seorang jatuh dari pesawat, tapi ia tidak memakai parasut, bagaimana LOA bisa membantu nya?

Ada cerita di buku Anthony de Mello, seorang narapidana besok akan dihukum mati oleh algojo, malamnya ia tidak bisa tidur, lalu teringat kisah dari Guru Zen-nya, lalu ia bisa tidur dengan nyenyak....

dst...dst...dst...

#20 legend

legend

    Sekejap Saja

  • Moderators
  • 257
  • 5,704 posts
  • 81 thanks
  • LocationMalang

Posted 09 January 2014 - 09:16 AM

"Critical Area" di otak yang menolak program ke Sub-Conscious, itu juga hanya sebatas imajinasi. Bila seseorang mempunyai imajinasi yang tidak terbatas, maka "Critical Area" juga tidak mampu membatasi. Besarnya "kotak" Critical Area hanya ditentukan oleh imajinasi saja.



Kalau benar benar bisa, yang jadi pertanyaan berapa banyak orang yang mempunyai imajinasi yang tidak terbatas ?? Apa semua orang mampu untuk melakukan ??
Dari sekian banyak buku motivasi yang saya baca, buku dari penjelasan dari Adi W Gunawan yang paling masuk akal.

Ibarat Telunjuk Menunjuk Ke Bulan, Demikian Juga Kata Kata Hanya Menunjuk Ke Kebenaran...:D





1 user(s) are reading this topic

0 members, 1 guests, 0 anonymous users

 
x

Halo :)

Halo :), Selamat Datang di Wihara.com :D

Yuk bergabung dengan kita, di jamin jadi lebih bijaksana, baik & sabar hehe

Kamu bisa bertanya2 ataupun sharing2 pengalaman kamu sebagai Buddhist

Ayo tunggu apa lagi, bergabung skrg :D. Click di "Register". Thanks :)
register close